Foto: istimewa | Pengurus Himpunan Pelajar Mahasiswa Mamberamo Raya (HPM-MR) ketika berpose bersama di sela acara pembubaran Panitia Natal 2025 di Pantai.

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Momen pembubaran Panitia Natal Himpunan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Mamberamo Raya (HPM-MR) periode 2025 yang berlangsung pada 15 Desember 2025 menjadi catatan sejarah bagi kepengurusan baru organisasi tersebut.
Dalam kegiatan itu, Wakil Ketua HPM-MR, Hendrik Pitawa, menyampaikan pesan penting kepada seluruh mahasiswa Mamberamo Raya agar organisasi tidak semata dijalankan dengan orientasi kepentingan materi, tetapi sebagai wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda.
Ia menegaskan, HPM-MR harus menjadi ruang pembelajaran organisasi yang sehat, membangun mental kepemimpinan, serta mempersiapkan kader-kader yang mampu membawa perubahan bagi Kabupaten Mamberamo Raya.

Baca juga: BP HPM-MR Soroti Disiplin ASN dan Kehadiran DPRK di Mamberamo Raya
“HPM-MR adalah generasi pertama yang harus menciptakan hal-hal baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Kita siapkan diri menjadi pemimpin masa depan Mamberamo Raya,” tegas Hendrik dalam keterangannya.
Pada kesempatan tersebut, Hendrik juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan wabup Mamberamo Raya Roby Rumansara, SP.,MH dan Wakil Bupati Keven Totouw, SIP., atas dukungan dana sebesar Rp50 juta yang telah membantu menyukseskan perayaan Natal HPM-MR.
Ia menegaskan bahwa HPM-MR siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan yang akan dijalankan pada tahun 2026 mendatang.
Menurutnya, mahasiswa juga memiliki peran penting dalam menyuarakan aspirasi masyarakat. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah membuka ruang dialog dengan pengurus HPM-MR untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi mahasiswa maupun masyarakat.

Selain itu, Hendrik menyoroti kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Mamberamo Raya. Ia meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas terhadap ASN yang tidak aktif menjalankan tugas di daerah.
“HPM-MR menilai masih banyak ASN yang tidak berada di tempat tugas. Kami mendorong Bupati untuk mengeluarkan surat edaran resmi agar seluruh ASN segera kembali aktif bertugas,” ujarnya.
Baca juga: Bupati Roby Rumansara Dorong Mahasiswa Mamberamo Raya Jadi Pemimpin Masa Depan Papua
Ia menekankan bahwa ASN merupakan tulang punggung pelayanan publik, sehingga kehadiran mereka di kantor pemerintahan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Di akhir sambutannya, Hendrik mengajak seluruh mahasiswa Mamberamo Raya untuk kembali mengaktifkan peran organisasi HPM-MR sebagai wadah pembentukan karakter, wawasan, serta solidaritas mahasiswa.
“Mari kita berproses bersama di organisasi ini. Dari tetes air hingga ombak pecah, kita bangun kekuatan mahasiswa Mamberamo Raya,” pungkasnya.
Laporan: Roy Hamadi








