Foto: Irfan | Tampak Wabup Haris Richard S. Yocku, SH., ketika menyampaikan sambutan pada pembukaan Musrenbang RKPD 2027.
Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Suara tifa menggema di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Rabu (15/4/2026), menandai dimulainya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan RKPD Tahun Anggaran 2027.
Pembukaan kegiatan tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., mewakili Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., didampingi Plt Sekdakab Jayapura Yusuf Yambe Yabdi, ST, MT.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wabup Haris Yocku, ditegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis yang mempertemukan pemerintah daerah, pemerintah kampung, serta seluruh pemangku kepentingan guna menyelaraskan arah pembangunan.

Baca juga: Musrenbang Wilayah III, Wabup Haris dorong sinergi kampung–distrik dan layanan langsung bagi warga
Musrenbang, kata dia, menjadi ruang partisipatif untuk menyepakati program prioritas yang terintegrasi lintas sektor dan kepentingan, dengan tujuan mendorong pembangunan daerah yang lebih terarah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin semua program yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat, sekaligus selaras dengan visi, misi, serta sasaran pembangunan daerah,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, mulai dari instansi vertikal, lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga sektor swasta dan BUMN/BUMD, dalam mendukung pembangunan melalui sinergi program, termasuk kontribusi pendanaan sosial atau CSR.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar pembangunan di Kabupaten Jayapura berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Saya yakin melalui forum ini kita bisa menghasilkan keputusan yang berpihak pada masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pelayanan dasar,” ujarnya.
Wabup Haris Yocku juga mengingatkan agar seluruh hasil perencanaan tetap berpedoman pada visi-misi kepala daerah, yakni “Kasih Menembus Perbedaan”.

Baca juga: Bupati Jayapura Buka Musrenbang Distrik Yapsi, Fokuskan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Kampung
Ia menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib mengikuti Musrenbang secara serius, guna menghindari perbedaan persepsi dalam
penyusunan kebijakan pembangunan.
“Semua OPD harus terlibat aktif, jangan sampai ada simpang siur kebijakan,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Sekdakab Jayapura Yusuf Yambe Yabdi menjelaskan bahwa Musrenbang tingkat kabupaten merupakan tahapan lanjutan dari Musrenbang kampung dan distrik.
“Hasil dari Musrenbang kabupaten ini selanjutnya akan dibawa ke tingkat provinsi untuk disinergikan,” jelasnya.
Diketahui, Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Jayapura mengusung tema “Peningkatan transformasi sosial budaya berbasis kearifan lokal dan kebinekaan untuk memperkuat koneksi sosial serta produktivitas masyarakat”.
Dalam forum tersebut, sebanyak 1.189 usulan program kegiatan dibahas sebagai bahan perumusan arah pembangunan daerah ke depan.
Laporan: M. Irfan

















