Papua Pasang Target Tinggi di PON 2028, Rakerprov KONI Fokus Benahi Pembinaan Atlet

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Sony | Tampak Plt. Sekda Papua Christian L. Sohilait, ST.,M.Si., didampingi Perwakilan Forkopimda dan Pimpinan KONI Papua membuka Rakerprov KONI Papua, Rabu (15/4) di Ballroom Hotel Sini Abepura. 

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua mulai mematangkan strategi besar menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2026.

banner 325x300

Kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel Suni Abepura, Rabu (15/4), menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja pembinaan olahraga sekaligus menyusun langkah taktis dalam meningkatkan prestasi atlet Papua di level nasional.

Rakerprov dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Lukas Sohilait, ST., M.Si., yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, KONI, dan seluruh cabang olahraga dalam membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan dan terarah.

Menurut Sohilait, pembinaan atlet tidak cukup hanya berorientasi pada prestasi semata, tetapi juga harus membentuk karakter dan mental bertanding yang kuat.

Seluruh cabang olahraga di bawah naungan KONI Papua turut ambil bagian dalam forum tersebut dengan menyampaikan laporan dan evaluasi program sepanjang 2025. Berbagai catatan penting mengemuka, mulai dari efektivitas pembinaan hingga pelaksanaan kejuaraan sebagai ajang uji kemampuan atlet.

Fokus utama Rakerprov kali ini tertuju pada persiapan menghadapi babak kualifikasi PON XXII (Pra PON) tahun 2027 serta pelaksanaan PON XXII pada 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Pembukaan Rakerprov KONI Papua Plt Sekda Papua Christian L. Sohilait, ST., M.Si dan Ketua KONI Papua Dr. Kenius Kogoya, M.Si,. bersama Forkopimda dan pimpinan KONI usai pembukaan
Nampak Plt Sekda Papua Christian L. Sohilait, ST., M.Si dan Ketua KONI Papua Dr. Kenius Kogoya, M.Si,. Ketua NPC Papua H. Jaya Kusuma, bersama Forkopimda dan pimpinan KONI usai pembukaan

Baca juga: Rakerprov KONI Papua Digelar Akhir Maret, Fokus Susun Strategi Cetak Atlet Berprestasi

Ketua KONI Papua Dr. Kenius Kogoya, M.Si., menegaskan bahwa peningkatan kualitas atlet menjadi prioritas utama. Sejumlah strategi telah disiapkan, di antaranya pemusatan latihan daerah (pelatda), peningkatan kapasitas pelatih, serta pemanfaatan sport science dalam proses pembinaan.

Kenius akui, persaingan antar daerah kini semakin ketat sehingga dibutuhkan pendekatan yang lebih profesional, modern, dan terukur dalam menyiapkan atlet.

Tak hanya aspek teknis, Rakerprov juga menyoroti pentingnya pembenahan tata kelola organisasi, transparansi anggaran, serta penguatan koordinasi antara KONI provinsi dan kabupaten/kota agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Dalam sesi diskusi, sejumlah cabang olahraga unggulan Papua memaparkan kesiapan menghadapi Pra PON. Strategi regenerasi atlet hingga peningkatan jam terbang melalui berbagai kejuaraan nasional menjadi perhatian utama.

Pemerintah Provinsi Papua memastikan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan olahraga melalui penyediaan anggaran serta fasilitas yang memadai guna menunjang peningkatan prestasi atlet.

Rakerprov ditutup dengan penetapan sejumlah rekomendasi strategis sebagai pedoman pelaksanaan program ke depan. Agenda dilanjutkan dengan pembagian komisi guna memperdalam evaluasi dan menyempurnakan rencana kerja masing-masing bidang.

Sekretaris Umum KONI Papua, George Weyasu, SH., menambahkan bahwa agenda penting lainnya adalah pelaksanaan PON Bela Diri II yang dijadwalkan berlangsung di Sulawesi Utara pada Oktober 2026.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang diperkuat dalam Rakerprov, Papua optimistis mampu bangkit dan kembali menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan utama olahraga nasional di ajang PON mendatang.

Laporan: Sonny Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *