Warga Sentani Geger! Bom Mortir Aktif Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Kali Ariyau

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak aparat kepolisian dan Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Papua ketika mengevakuasi mortir di kali Ariyau. 

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Warga di kawasan Jalan Ariyau, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, dibuat geger setelah ditemukan sebuah bom mortir peninggalan Perang Dunia II yang masih berpotensi membahayakan.

banner 325x300

Berkat respons cepat aparat kepolisian dan Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Papua, benda berbahaya tersebut berhasil diamankan dan dimusnahkan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa itu bermula pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIT ketika sejumlah warga tengah mencari ikan di sekitar Kali Ariyau. Saat menggali tanah untuk membuat perangkap ikan, mereka menemukan sebuah benda besi berukuran besar yang bentuknya menyerupai jantung pisang.

Kecurigaan warga semakin meningkat ketika benda tersebut tiba-tiba mengeluarkan asap. Salah seorang di antara mereka menduga benda itu adalah bom sehingga seluruh kelompok segera meninggalkan lokasi dan melaporkan temuannya kepada keluarga. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan sekitar pukul 14.30 WIT, personel Polsek Sentani Kota yang dipimpin Kapolsek AKP Bernadus Yunus Ick, S.H., langsung bergerak menuju lokasi.

Petugas segera mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan sterilisasi area, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk memastikan kondisi benda yang ditemukan.

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil melalui Kapolsek Sentani Kota menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan benda tersebut merupakan bom mortir peninggalan Perang Dunia II dengan panjang sekitar 85 sentimeter, diameter 18 sentimeter, dan berat diperkirakan mencapai 10 kilogram.

Melihat potensi ancaman yang ditimbulkan, Polsek Sentani Kota segera berkoordinasi dengan Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua. Sekitar pukul 16.35 WIT, tim yang dipimpin IPTU Sharul Mubarak tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan sesuai prosedur standar bahan peledak.

Tampak Bom Mortir sisa Perang Dunia II di Kali Ariyau
Tampak Bom Mortir sisa Perang Dunia II di Kali Ariyau

Baca juga: Kapolres Jayapura Ajak Personel Jadikan Pancasila Pedoman Pengabdian kepada Masyarakat

IPTU Sharul Mubarak mengungkapkan bahwa mortir tersebut masih memiliki tingkat risiko sehingga harus ditangani oleh personel yang memiliki keahlian khusus dan didukung peralatan yang memadai.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba membuka benda mencurigakan yang diduga bahan peledak. Segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani secara aman dan profesional,” tegasnya.

Setelah melalui proses yang ketat, disposal atau pemusnahan bom mortir berhasil dilakukan dengan aman hingga selesai sekitar pukul 18.45 WIT. Sisa material hasil disposal kemudian diamankan oleh Unit Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Sentani Kota memberikan apresiasi kepada warga yang cepat melaporkan temuan tersebut sehingga aparat dapat segera mengambil langkah pengamanan dan mencegah kemungkinan terjadinya korban maupun kerugian lainnya.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa wilayah Kabupaten Jayapura masih berpotensi menyimpan sisa-sisa amunisi dan bahan peledak peninggalan Perang Dunia II. Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada dan segera melapor kepada aparat apabila menemukan benda mencurigakan yang dapat mengancam keselamatan lingkungan sekitar.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *