Anggota DPR Papua Siap Kawal Aspirasi Dewan Adat Sentani Masuk Rancangan Perdasus

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Andre | Tampak Anggota DPR Papua Cecilia Novani Mehue, ketika memberikan keterangan pers di sela giat rapat besar dewan adat Sentani, Jumat (24/7) di kampung Hobong. 

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Anggota DPR Papua (DPRP) Kelompok Khusus atau jalur pengangkatan, Cecilia Novani Mehue, menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan seluruh aspirasi yang dihasilkan dalam Rapat Besar Dewan Adat Suku Sentani agar menjadi bagian dari pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Rancangan Perdasus).

banner 325x300

Pernyataan tersebut disampaikan Sisilia saat menghadiri Rapat Besar Dewan Adat Suku Sentani yang berlangsung di Kampung Hobong, Kabupaten Jayapura, Jumat (24/7/2026). Kehadirannya sebagai wakil masyarakat adat Sentani disambut hangat oleh para ondofolo, kepala suku, tokoh adat, dan masyarakat yang mengikuti forum tersebut.

Dalam kesempatan itu, Cecilia yang juga sebagai Wakil Ketua Fraksi Kelompok Khusus DPR Papua tersebut menegaskan bahwa suara masyarakat adat harus menjadi dasar utama dalam penyusunan regulasi yang berkaitan dengan perlindungan hak-hak adat, wilayah ulayat, serta keberlangsungan kehidupan masyarakat adat di Papua.

“Saya hadir bukan hanya untuk mendengar, tetapi untuk menampung dan memperjuangkan seluruh hasil musyawarah Dewan Adat Suku Sentani. Setiap poin yang menjadi kesepakatan akan kami dorong masuk dalam pembahasan Rancangan Perdasus agar memiliki kekuatan hukum dan menjadi payung perlindungan bagi masyarakat adat, tidak hanya di Sentani tetapi juga di seluruh Provinsi Papua,” tegas Cecilia.

Dalam rapat tersebut, berbagai isu strategis menjadi perhatian para peserta, di antaranya penegasan batas wilayah adat, pengelolaan sumber daya alam, pelestarian budaya dan bahasa daerah, hingga perlindungan hak-hak masyarakat adat di tengah pelaksanaan pembangunan.

Baca juga: Dewan Adat Sentani Gelar Rapat Besar: Perkuat Persatuan, Lestarikan Nilai Budaya dan Jaga Wilayah Adat

Tampak Ondofolo Homfolo Anderson Tokoro, yang juga Ketua Panitia rapat
Tampak Ondofolo Homfolo Anderson Tokoro, yang juga Ketua Panitia rapat

Ketua Panitia Rapat Besar Dewan Adat Sentani, Ondofolo Homfolo Anderson Tokoro, menyambut baik komitmen yang disampaikan anggota DPR Papua tersebut. Ia berharap seluruh aspirasi yang lahir dari forum adat tidak berhenti sebagai hasil musyawarah, tetapi benar-benar diakomodasi dalam Perdasus yang nantinya disahkan.

“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat adat. Kami berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat menjadi bagian penting dalam Perdasus sehingga memberikan kepastian hukum bagi masyarakat adat,” ujarnya.

Cecilia juga memastikan proses penyusunan Rancangan Perdasus akan terus melibatkan para pemangku adat dan berbagai elemen masyarakat, sehingga regulasi yang dihasilkan tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal serta mampu melindungi hak, budaya, dan keberlangsungan masyarakat adat Papua.

Rapat Besar Dewan Adat Suku Sentani berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat musyawarah. Forum tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara lembaga adat dan DPR Papua dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat adat melalui jalur kebijakan dan peraturan daerah.

Laporan: Andre Fonataba

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *