Abisai Rollo Dukung Turnamen Domino di Jayapura, Tegaskan Bukan Ajang Judi

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Tampak Dr. Abisan Rollo, SH., MH., Walikota Jayapura ketika mengikuti pelantikan pengurus Hasan Domino Community (HDC) di gedung Tongkonan, Kotaraja, Sabtu (30/5).

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan olahraga dan kegiatan sosial masyarakat dengan menghadiri pelantikan pengurus Gardu Hasan Lantoro Domino Community (HDC) Kota Jayapura sekaligus membuka Turnamen Domino Sahabat HDC di Gedung Tongkonan, Kotaraja, Distrik Wahno, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (30/5/2026).

banner 325x300

Dalam sambutannya, Abisai memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran HDC, baik di tingkat provinsi maupun Kota Jayapura, yang telah berupaya membangun komunitas domino sebagai wadah aktivitas positif bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan HDC menjadi langkah strategis untuk mengubah pandangan negatif yang selama ini kerap melekat pada permainan domino. Ia menegaskan bahwa domino dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta membangun kebersamaan di tengah kehidupan sosial masyarakat.

“Ini merupakan agenda yang sangat positif dan tentu mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Jayapura. Bukan hanya kegiatan domino, tetapi juga berbagai aktivitas yang mampu memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan, dan menciptakan keharmonisan di tengah masyarakat,” ujar Abisai.

Wali Kota yang akrab di sapa ABR ini menilai komunitas seperti HDC memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan permainan domino secara sehat, sportif, dan bertanggung jawab. Ia berharap para pengurus mampu menjadi garda terdepan dalam menghapus stigma bahwa domino identik dengan perjudian.

“Hadirnya HDC harus mampu menepis anggapan negatif terhadap permainan domino. Ini menjadi tugas utama pengurus untuk mengubah kebiasaan yang kurang baik menjadi kegiatan yang bernilai positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Politisi partai Golkar ini juga mengajak seluruh anggota HDC untuk menjaga sportivitas serta menjadikan setiap turnamen sebagai ajang mempererat persaudaraan antarwarga. Dengan demikian, komunitas tersebut tidak hanya berkembang sebagai organisasi permainan, tetapi juga dapat menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis di Kota Jayapura.

Baca juga: Turnamen Domino Cup I L.A.D.C Sukses Digelar, Pererat Persaudaraan Pecinta Domino di Papua

Pelantikan pengurus HDC dan Turnamen Domino Sahabat HDC berlangsung meriah dengan diikuti para pecinta domino dari berbagai kalangan. Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan domino yang dikemas secara positif dan kompetitif.

Sementara itu, Pembina Gardu HDC, H. Akbar Arif, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Jayapura yang hadir langsung memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Menurut Akbar, kehadiran orang nomor satu di Kota Jayapura itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh pengurus dan anggota HDC.

“Kehadiran Bapak Wali Kota dalam kegiatan ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami. Ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membangun keharmonisan sosial sekaligus menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang masih ada di tengah masyarakat,” ujarnya.

Akbar yang juga Ketua PPP Kota Jayapura dan sponsor utama kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa animo masyarakat sangat tinggi. Hingga pelaksanaan kegiatan, ratusan peserta telah mendaftarkan diri untuk mengikuti turnamen.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga. Sampai saat ini sudah ada ratusan peserta yang mendaftar untuk ikut bertanding,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua HDC Kota Jayapura, Mustang, menegaskan bahwa tujuan utama pembentukan komunitas tersebut adalah menjadikan permainan domino sebagai sarana yang positif dan produktif bagi masyarakat.

Menurutnya, HDC berkomitmen menghapus stigma negatif yang selama ini melekat pada permainan domino dan mendorongnya menjadi cabang kompetisi yang dapat berkembang hingga tingkat daerah maupun nasional.

“Masih ada sebagian masyarakat yang memandang domino identik dengan perjudian. Melalui wadah ini kami ingin mengubah persepsi tersebut. Domino harus menjadi kegiatan positif, bahkan ke depan kami berharap dapat berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada berbagai event daerah hingga nasional,” pungkasnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *