Bupati Jayapura Dorong Percepatan Pendidikan dan Infrastruktur di Unurum Guay

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak penyambutan Bupati Dr. Yunus Wonda, SH.,MH., di SMA Negeri 1 Buasum, Distrik Unurum Guay, Jumat (15/5). 

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Bupati Jayapura Yunus Wonda menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam memperkuat sektor pendidikan dan pelayanan pemerintahan di
Distrik Unurum Guay.

banner 325x300

Penegasan itu disampaikan saat meresmikan Lapangan Bola Voli SMP Negeri I Buasum yang dirangkaikan dengan peninjauan rehabilitasi Gedung Kantor Distrik Unurum Guay, Jumat (16/05/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Yunus Wonda memastikan pemerintah daerah akan melakukan rehabilitasi sejumlah fasilitas pendidikan di wilayah Buasum, termasuk SD dan SMP pada tahun ini.

Sementara pembangunan SMA direncanakan mulai direalisasikan pada tahun depan. “Terkait SMA, minggu depan saya akan panggil Kepala Dinas Pendidikan supaya tahun depan pembangunan penambahan gedung sudah harus dilakukan dan seluruh fasilitas pendidikan tersedia di sini,” ujarnya.

Menurutnya, keterbatasan fasilitas pendidikan menjadi salah satu penyebab banyak anak di wilayah pedalaman tidak melanjutkan sekolah. Jarak tempuh menuju sekolah di daerah lain dinilai terlalu jauh dan memberatkan masyarakat.

“Kalau anak-anak harus ke Bonggo atau kembali ke Nimbokrang, itu terlalu jauh. Pemerintah harus hadir supaya mereka tetap bisa sekolah di daerahnya sendiri,” katanya.

Tampak Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH.,MH., bersama Kepala Distrik Unurum Guay, Kepala Sekolah, Para Guru dan Siswa/i SMA Negeri 1 Buasum, Jumat (15/5).
Tampak Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH.,MH., bersama Kepala Distrik Unurum Guay, TNI/Polri, Kepala Kampung, Kepala Sekolah, Para Guru dan para siswi SMA Negeri 1 Buasum, Jumat (15/5).

Baca juga: Pendidikan Bukan Seremoni: Bupati Jayapura Tekan Peran Bersama Lindungi Generasi Muda

Ia menegaskan, pembangunan pendidikan menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Jayapura karena generasi muda merupakan aset masa depan daerah.

“Jalan dan gedung bukan masa depan daerah ini. Masa depan Kabupaten Jayapura ada pada anak-anak kita yang nanti akan melanjutkan kepemimpinan di negeri ini,” tegasnya.

Selain pendidikan, Bupati Jayapura juga meminta dukungan penuh dari masyarakat adat, Ondoafi, serta kepala suku agar program pembangunan pemerintah dapat berjalan tanpa hambatan.

Ia menyoroti masih adanya praktik “palang memalang” yang selama ini dinilai menghambat percepatan pembangunan di sejumlah wilayah Kabupaten Jayapura.

“Jangan lagi ada palang memalang. Itu menjadi hambatan terbesar bagi pemerintah dalam mengejar ketertinggalan pembangunan,” ujarnya.

Yunus Wonda bahkan menegaskan pemerintah akan memindahkan program pembangunan ke wilayah lain apabila masih ditemukan aksi pemalangan terhadap proyek pemerintah.

“Kalau ada kampung yang masih melakukan palang terhadap program pemerintah, maka pembangunan akan dipindahkan ke tempat lain,” katanya menegaskan.

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah juga memastikan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah perusahaan Distrik Unurum Guay akan menjadi perhatian. Tahun ini direncanakan dilakukan pengaspalan jalan guna mempermudah akses masyarakat, terutama bagi para pelajar.

Di akhir kunjungannya, Bupati Jayapura menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kesehatan yang tetap bertahan melayani masyarakat di wilayah pedalaman tersebut.

Laporan: M. Irfan | rilis

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *