Bappeda Mamberamo Raya Gelar Rakor, Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Diminta Tepat Sasaran

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Wily | Tampak para Pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Mamberamo Raya mengikuti Rakor yang digelar di Aula Bapeda di Burmeso senin (25/8). 

Burmeso, Jurnal Mamberamo Foja – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mamberamo Raya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan perangkat daerah bidang infrastruktur dan ekonomi di Aula Bappeda, Burmeso, Senin (25/8).

banner 325x300

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten I Setda Mamberamo Raya, Drs. Yusuf Mayabubun, mewakili Bupati Mamberamo Raya. Rakor dihadiri pimpinan OPD teknis, kepala bidang, dan perwakilan perangkat daerah terkait.

Dalam arahannya, Bupati yang diwakili Yusuf Mayabubun menegaskan pentingnya perencanaan matang agar pembangunan tepat sasaran.

“Pembangunan jalan, jembatan, transportasi, serta sektor ekonomi seperti perdagangan, perikanan, dan UMKM harus direncanakan secara serius. Itu semua untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mamberamo Raya,” ujarnya.

Yusuf menekankan bahwa dokumen perencanaan OPD harus berbasis Renstra dan Renja sesuai visi-misi bupati periode 2024–2029. Perencanaan tidak boleh sekadar formalitas, melainkan benar-benar menjadi pedoman kerja perangkat daerah.

Baca juga: Isak Suweny: Pelatihan Bamuskam di Jayapura Tidak Sah, Hanya Habiskan Dana Desa 

Kepala Bidang Infrastruktur Kewilayahan, Perekonomian dan SDA Bappeda, Nelius Awaki, menjelaskan bahwa Rakor ini merupakan tindak lanjut dari RPJMD yang telah ditetapkan. Setiap program prioritas harus di- breakdown sesuai RPJMN, RPJMD Provinsi, hingga hasil Musrenbang Kabupaten.

“Forum ini penting untuk menyelaraskan program lintas OPD. Jangan sampai ada tumpang tindih. Fokus 2026 adalah membuka keterisolasian lewat infrastruktur, serta mendorong sektor ekonomi sesuai visi-misi bupati,” tegasnya.

Nelius Awaky Kabid Infrastruktur Kewilayahan Perekomunian dan SDA Bapeda Kabupaten Mamberamo Raya
Nelius Awaki Kabid Infrastruktur Kewilayahan Perekomunian dan SDA Bapeda Kabupaten Mamberamo Raya

Nelius juga tekankan kolaborasi antar-OPD agar setiap program pembangunan terarah dan realistis dengan kemampuan anggaran.

“Dokumen ini akan menjadi acuan dalam penyusunan RKPD dan Renstra 2026. Jadi harus jelas, terukur, dan sesuai kebutuhan daerah,” tambahnya.

Baca juga: Musrenbang RPJMD 2025–2029 Dibuka Wabup Keven Totouw, Tegaskan Pembangunan Harus Terukur dan Inklusif

Rakor yang berlangsung sehari penuh itu diisi dengan pemaparan program dari OPD teknis, seperti Dinas PU, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, serta instansi lainnya. Masing-masing OPD memaparkan rencana kerja, kebutuhan anggaran, dan target pembangunan.

Melalui Rakor ini, Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya di bawah kepemimpinan Bupati Roby Rumansara dan Wakil Bupati Keven Totouw berharap arah pembangunan semakin jelas, berfokus pada kebutuhan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Pemerintah daerah berkomitmen membangun Mamberamo Raya secara bertahap, berkelanjutan, dan berpihak pada rakyat. Dengan kebersamaan, kita bisa wujudkan Mamberamo Raya maju dan sejahtera,” pungkas Mayabubun.

Laporan: Wily Awek

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *