Foto: Luis | Tampak dekorasi Gua tempat Yesus dikuburkan di kampung Poiwai, Distrik Sawai.
Kasonaweja, jurnalmamberamofoja.com – Suasana Paskah mulai terasa kuat di Kampung Poiwai, Distrik Sawai, Kabupaten Mamberamo Raya. Menjelang peringatan Jumat Agung hingga Hari Kebangkitan Yesus Kristus pada 3–5 April 2026, warga menghadirkan nuansa religius melalui dekorasi sederhana namun sarat makna.
Di sepanjang kampung, halaman rumah warga dipenuhi ornamen Paskah. Salib-salib berdiri di depan rumah, menjadi simbol pengorbanan Yesus Kristus. Variasinya pun beragam, mulai dari satu salib hingga tiga salib yang melambangkan peristiwa penyaliban di Bukit Golgota lebih dari dua ribuan tahun lalu.
Baca juga: Distrik Sawai Sukses Gelar Musrenbang RKPD dan Otsus
Tak hanya itu, warga juga membuat replika gua Paskah. Dengan bahan alami seperti daun pisang kering dan ranting kayu, dekorasi tersebut dirangkai secara sederhana lalu ditancapkan di tanah dan diperkuat dengan batu.
Tulisan iman pun turut menghiasi gua tersebut, berbunyi: “Yesus Kristus yang kamu cari sudah bangkit.” Pesan ini menjadi pengingat akan kemenangan atas kematian yang dirayakan umat Kristiani di seluruh dunia.
Koordinator kegiatan Paskah di Kampung Poiwai, Yudas Wayoi, Yanti Maitindom, dan Karolina Waromi, mengatakan bahwa dekorasi ini merupakan bentuk ungkapan iman dan penghormatan atas pengorbanan Yesus Kristus.
“Ini adalah cara kami mengenang kasih Tuhan, yang telah berkorban untuk menebus dosa umat manusia,” ungkap mereka.
Kegiatan ini tidak hanya memperindah kampung, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan spiritualitas warga dalam menyambut Paskah.
Laporan: Luis Awantano

















