Dentuman Dahsyat Gegerkan Biak, 10 Orang Dikabarkan Tewas dalam Ledakan Misterius

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak suasana kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, saat ledakan keras, Sabtu (30/5). 

Biak Numfor, jurnalmamberamofoja.com – Sebuah ledakan dahsyat mengguncang kawasan padat penduduk di Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIT. Peristiwa tragis yang terjadi tepat di samping Kantor Dinas Perikanan itu mengakibatkan sedikitnya 10 orang dikabarkan meninggal dunia.

banner 325x300

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lapangan, ledakan tersebut diduga berasal dari sebuah rudal aktif peninggalan Perang Dunia II yang diduga sedang digergaji oleh seorang warga. Dugaan itu masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat berwenang.

Kerasnya ledakan membuat kawasan pesisir yang menjadi lokasi kejadian berubah menjadi pusat kepanikan warga. Dentuman yang terdengar sangat keras disertai getaran kuat bahkan dirasakan hingga sejumlah wilayah di luar lokasi ledakan.

Detik-detik ledakan disebut sempat terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar area Pelabuhan Biak. Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kepulan asap besar membumbung tinggi ke udara, memicu perhatian dan kekhawatiran masyarakat.

Salah seorang warga bernama Idris mengaku sempat merasakan getaran yang sangat kuat saat ledakan terjadi.

“Getarannya kuat sekali, mirip gempa bumi. Setelah dicek di media sosial, ternyata ada ledakan dari arah pantai Kampung Yenures,” ujarnya.

Dampak ledakan terlihat cukup parah. Sejumlah rumah warga yang berada di sekitar lokasi mengalami kerusakan berat. Foto dan video yang beredar menunjukkan puing-puing bangunan berserakan, sementara beberapa bangunan tampak
hancur akibat kuatnya daya ledak.

Padatnya kawasan pemukiman diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tingginya jumlah korban dalam waktu singkat. Hingga kini, proses identifikasi korban masih terus dilakukan oleh petugas.

Tak lama setelah insiden terjadi, aparat dari Polres Biak Numfor bersama tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan. Garis polisi dipasang di sekitar area ledakan guna menghindari warga mendekat serta mengantisipasi kemungkinan adanya material berbahaya atau potensi ledakan susulan.

Baca juga: Ledakan di APMS Bunyom Nimbokrang, Operator Alami Luka Bakar Parah

Sementara itu, tim medis dan petugas evakuasi masih bekerja mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Aparat juga terus melakukan pendataan terhadap korban meninggal maupun korban yang mengalami luka-luka.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi terkait kronologi lengkap kejadian maupun jumlah pasti korban yang terdampak dalam peristiwa tersebut. Penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab ledakan dan mengidentifikasi jenis material yang meledak.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa wilayah Biak Numfor yang pernah menjadi salah satu lokasi pertempuran sengit pada masa Perang Dunia II masih menyimpan berbagai peninggalan militer yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat apabila ditemukan dan ditangani tanpa prosedur yang tepat.

Laporan: Roy Hamadi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *