Foto: Irfan | Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard. S. Yocku, SH., ketika menabuh Tifa membuka acara temu Seniman dan budayawan, yang berlangsung di Pholeuw Park, Distrik Sentani Timur, Sabtu (9/8).
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., mengajak seluruh pelaku seni dan budaya untuk terus menghidupkan tradisi lokal. Ajakan itu ia sampaikan saat menghadiri Temu Seniman dan Budayawan di Pholeuw Park, Distrik Sentani Timur, Sabtu (9/8) malam.
Acara yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura ini diwarnai diskusi santai, penampilan tari, dan atraksi budaya dari berbagai sanggar seni. Puluhan tokoh adat, seniman, dan budayawan hadir dalam suasana penuh keakraban.
Mewakili Bupati Jayapura yang berhalangan hadir, Haris Yocku menegaskan bahwa seni dan budaya adalah bagian tak terpisahkan dari identitas daerah.
“Budaya kita tidak pernah mati, hanya kurang dipublikasikan. Melalui pertemuan seperti ini, kita bisa membangkitkan lagi semangat berkarya dan memperkuat jati diri,” ujarnya.
Ia berharap pertemuan ini tidak hanya digelar sekali, tetapi menjadi agenda rutin di setiap kampung. Menurutnya, sanggar-sanggar seni perlu diberdayakan agar generasi muda mengenal dan mencintai budayanya sendiri tanpa menutup diri terhadap pengaruh luar.
Haris juga mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk menyiapkan anggaran pembinaan seni dan budaya.
“Kami akan bicarakan bersama Pak Bupati agar kegiatan ini mendapatkan dukungan dana yang memadai,” tambahnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Elisa Yarusabra, menyebut kegiatan bertema Saatnya Budaya Bercerita ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan.
“Bukan hanya satu hari, tapi menjadi langkah bersama untuk menjaga, merawat, dan menghidupkan budaya kita,” katanya.
Acara tersebut turut dihadiri Plt Sekda Jayapura Dr. Abdul Rahman Basri, sejumlah kepala OPD, anggota DPRK Jayapura, tokoh adat, akademisi, serta komunitas seniman dan budayawan.
Laporan: M. Irfan

















