Panik Hindari Motor Putar Balik, Truk Angkut Penumpang Terguling di Sentani, 19 Orang Terluka

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak truck cold diesel warna kuning, dengan nomor polisi E 9398 AC posisi terbalik di ruas jalan Abe-Sentani, Minggu (19/4) pagi. 

Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di wilayah hukum Polres Jayapura, Minggu pagi (19/4/2026) sekitar pukul 07.30 WIT. Insiden itu berlangsung di ruas Jalan Raya Abepura–Sentani, tepatnya di pertigaan masuk Stadion Barnabas Youwe, depan Rumah Bernyanyi Cycloop, Kabupaten Jayapura.

banner 325x300

Peristiwa ini melibatkan satu unit truk Mitsubishi Colt Diesel FE 74 HDV berwarna kuning dengan nomor polisi E 9398 AC yang dikemudikan FS (33). Kendaraan tersebut diketahui mengangkut sejumlah penumpang di bagian bak terbuka.

Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Robertus Rengil, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk bergerak dari arah Sentani menuju Arso 7 usai menghadiri acara keluarga. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi mendapati sebuah sepeda motor di lajur kiri secara tiba-tiba berbelok ke kanan untuk berputar arah menuju Kota Sentani.

Tampak ruas jalan setelah truck di evakuasi
Tampak ruas jalan setelah truck di evakuasi

Baca juga: Kecelakaan di Simpang Taman Bunga Sentani: Motor Tabrak Avanza, Pengendara Luka Serius

Situasi mendadak itu membuat sopir panik dan langsung melakukan pengereman. Namun, truk diduga kehilangan kendali dan meluncur ke depan.

Upaya menghindari tabrakan dilakukan dengan membanting setir ke arah pembatas jalan, tetapi kendaraan justru terguling bersama para penumpang yang berada di bak belakang.

Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 19 penumpang mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi, mulai dari luka lecet hingga benturan serius di kepala dan tubuh. Dua korban bahkan sempat dilaporkan tidak sadarkan diri sebelum akhirnya mendapatkan penanganan medis.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata korban dan saksi, serta mengamankan barang bukti.

“Seluruh korban sudah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas,” ujar AKP Robertus.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kelalaian maupun kondisi kendaraan saat insiden terjadi.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *