Sekda Doromi Minta Penerimaan CPNS Harus Prioritas OAM

Spread the love

Dok ist/ Sergius Doromi, Plt Sekda Mamberamo Raya

Jurnal Mamberamo Foja, Burmeso – Penerimaan Formasi CPNS Tahun 2024 yang saat ini dibuka Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya hendaknya dapat mengakomodir anak asli Papua khususnya anak asli Mamberamo Raya.

Demikian disampaikan Plt. Sekda Mamberamo Raya Sergius Doromi, S.Pd, ketika ditemui di jayapura selasa malam (3/9).

Menurut Sekda bahwa formasi penerimaan CPNS Pemkab Mamberamo raya tahun sebanyak 750 formasi, dimana sebanyak 300 formasi dibidang kesehatan , sementara formasi umum sebanyak 450 formasi.

” Sesuai edaran Bapak Bupati sebanyak 80 % orang asli papua ( OAP ) dan 20 % Non Papua. Oleh sebab itu waktu yang tersedia utk kita ini cukup terbatas sehingga saya berharap bagi pelamar untuk menggunakan waktu sisa ini sehingga bisa menyesuaikan dengan jadwal penerimaan cpns secara nasional ,” ungkap Sekda Doromi

Dikatakan Sekda bahwa secara khusus kuota 80 % bagi Orang Asli Papua sesuai edaran Bupati,  maka kepada para pelamar yang berasal dari luar Mamberamo Raya agar dapat memberikan ruang kepada anak asli Mamberamo untuk mendaftar sebagai CPNS dan menjadi tuan dinegrinya sendiri.

,” Saya berharap OAP yang tidak pernah menetap di Mamberamo raya, tolong hargai kami dan berikan kesempatan orang asli mamberamo untuk bekerja dan menjadi tuan dinegri sendiri. Kami sangat menghargai OAP diluar Mamberamo Raya agar memberikan ruang kepada kami sesuai kearifan lokal yang ada di kami, kekurangan yang ada kami ingin menjadi tuan dinegri sendiri. Saya sebagai Sekda dan sebagai anak asli Mamberamo Raya sangat berharap ini bisa menjadi perhatian kita bersama,” terang Sekda

Disinggung mengenai adanya surat keterangan domisili yang dikeluarkan Kepala Distrik Mamberamo Raya yang menjadi salah satu syarat utama penerimaan CPNS dan menjadi sorotan masyrakar, menurut pria yang saat ini masih menjabat Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil ini bahwa langkah tersebut sangat tepat.

,” Harapan saya surat keterangan domisili yang dikeluarkan pemerintah distrik benar benar diberikan kepada masyrakat OAP dan yang berdomisili dimamberamo sesuai aturan yang ada ,” tandas Sekda. (NAP)

Related Posts

Dilantik hingga 2033, Kepala Kampung Murumare Tegaskan Komitmen Kawal Dana Desa dan Percepat Infrastruktur

Spread the love

Spread the loveFoto: Musa | Kepala Kampung Murumare, Pilipus Sawoti Kasonaweja, jurnalmamberamofoja.com – Kepala Kampung Murumare terpilih, Pilipus Sawoti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat atas dukungan penuh yang diberikan selama…

HPM-MR Desak ASN Mamberamo Raya Kembali Bertugas, Mahasiswa Siap Kawal Program Pemda

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Pengurus Himpunan Pelajar Mahasiswa Mamberamo Raya (HPM-MR) ketika berpose bersama di sela acara pembubaran Panitia Natal 2025 di Pantai.  Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Momen pembubaran Panitia…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Dilantik hingga 2033, Kepala Kampung Murumare Tegaskan Komitmen Kawal Dana Desa dan Percepat Infrastruktur

Dilantik hingga 2033, Kepala Kampung Murumare Tegaskan Komitmen Kawal Dana Desa dan Percepat Infrastruktur

Panggung Seni Robongholo Diresmikan, Pemkab Jayapura Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Sentani

Panggung Seni Robongholo Diresmikan, Pemkab Jayapura Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Sentani

Sambut Tahun Baru di Gunung Merah, Pemkab Jayapura Umumkan Pemenang Pondok Natal 2025

Sambut Tahun Baru di Gunung Merah, Pemkab Jayapura Umumkan Pemenang Pondok Natal 2025

HPM-MR Desak ASN Mamberamo Raya Kembali Bertugas, Mahasiswa Siap Kawal Program Pemda

HPM-MR Desak ASN Mamberamo Raya Kembali Bertugas, Mahasiswa Siap Kawal Program Pemda

Bupati Jayapura Sentil ASN di Apel Pagi, Disiplin Jadi PR Besar 2026

Bupati Jayapura Sentil ASN di Apel Pagi, Disiplin Jadi PR Besar 2026

Menteri HAM Natalius Pigai Tiba di Jayapura, Buka Agenda Penguatan Perlindungan HAM di Papua

Menteri HAM Natalius Pigai Tiba di Jayapura, Buka Agenda Penguatan Perlindungan HAM di Papua