Petani Jayapura Akhirnya Didengar, Bupati Yunus Wonda Siapkan Langkah Nyata untuk Sektor Pertanian

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa / Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda bersama kepala Distrik Sentani Barat Yance Samonsabra, Kapolsek setempat serta perwakilan petani melakukan penanaman tomat, di area demo plot holtikultura, Kamis (22/5).

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja — Setelah bertahun-tahun berjuang tanpa perhatian, para petani di Kampung Waibron, Distrik Sentani Barat akhirnya mendapat secercah harapan. Kamis (22/5/2025), Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda turun langsung ke lokasi dalam kegiatan Forum Grup Diskusi (FGD) dan penanaman tomat di area demo plot hortikultura.

banner 325x300

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi para petani, yang selama ini merasa tak tersentuh bantuan pemerintah. Setelah mendengar langsung keluhan mereka, Bupati menyatakan keprihatinan mendalam.

“Sangat disayangkan selama belasan tahun tidak ada dukungan nyata untuk mereka. Padahal para petani ini punya semangat dan potensi besar untuk menghidupkan sektor pertanian kita,” ucap Wonda.

Ia mengaku heran dengan minimnya peran dinas teknis dalam mendampingi para petani. Sebagai bagian dari program kerja bersama Wakil Bupati, Wonda menegaskan bahwa pembangunan pertanian, perkebunan, dan peternakan akan menjadi fokus utama pemerintahannya.

Mulai tahun depan, Pemerintah Kabupaten Jayapura berkomitmen menyalurkan bantuan pertanian langsung kepada kelompok tani, sebagai bentuk percepatan sektor ekonomi berbasis sumber daya lokal.

“Kami ingin hasil pertanian, peternakan dan perkebunan bisa langsung dimanfaatkan dalam program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Ini akan menciptakan rantai ekonomi baru yang melibatkan petani sebagai pelaku utama,” jelas Bupati.

Selain itu, penataan pasar di Sentani juga masuk dalam agenda prioritas. Wonda menegaskan pedagang harus kembali ke pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat. “Tidak boleh lagi ada yang berjualan di pinggir jalan atau dengan kendaraan. Semua kembali ke pasar,” tegasnya.

Dengan komitmen ini, Bupati ingin menghidupkan kembali semangat produksi pangan lokal, demi terciptanya ketahanan ekonomi yang merata di Kabupaten Jayapura.

Laporan: Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *