Halal Bihalal IKKAL Jadi Ajang Konsolidasi, Perkuat Soliditas Warga Kalimantan di Papua

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Tampak Ketua Ikatan Keluarga Kalimantan (IKKAL) Provinsi Papua, Supardi ketika diwawancarai usai acara Halal Bihalal ikatan, di Doyo Lama, Sabtu, (4/4) 

Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah yang digelar Ikatan Keluarga Kalimantan (IKKAL) Provinsi Papua di Sekar Garden Resto, Doyo Lama, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura, Sabtu (4/4/2026).

banner 325x300

Mengusung tema “Perkuat Silaturrahmi untuk Mewujudkan Organisasi yang Solid”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi tradisi pasca-Lebaran, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat kekompakan antarwarga Kalimantan yang berdomisili di Papua.

Selain halal bihalal, acara tersebut juga dirangkaikan dengan arisan bulanan yang diikuti para anggota IKKAL. Momen ini dimanfaatkan sebagai ruang interaksi sosial sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan di antara sesama perantau.

Baca juga: Bupati Jayapura “Ultimatum” Malam Paskah: Tak Ada Miras, Polisi Diminta Bertindak Tegas

Menariknya, kegiatan ini turut diwarnai komunikasi virtual melalui video call bersama Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, yang menyapa langsung para pengurus dan anggota IKKAL.

Ketua IKKAL Provinsi Papua, Supardi, menegaskan bahwa halal bihalal menjadi sarana penting untuk memperkuat sinergi dan membangun solidaritas di tengah keberagaman latar belakang warga Kalimantan di Papua.

“Ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi ruang untuk menyatukan hati, mempererat ukhuwah, dan membangun kekompakan sebagai satu keluarga besar,” ujarnya.

Ia menambahkan, warga Kalimantan di Papua saat ini diperkirakan mencapai sekitar 300 kepala keluarga yang tersebar di berbagai wilayah, khususnya di Jayapura.

Menurutnya, IKKAL selama ini aktif menjalankan berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari bantuan bencana, kegiatan keagamaan, hingga program pendidikan dan pelestarian lingkungan.

“Kami punya kepedulian terhadap alam, itu sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kalimantan. Nilai itu juga kami bawa dan terapkan saat berada di Papua,” jelasnya.

Supardi juga mengapresiasi kekompakan seluruh anggota yang dinilainya mampu menghadapi berbagai tantangan dan tetap produktif dalam kegiatan sosial maupun ekonomi selama setahun terakhir.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat daerah, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Jayapura, serta tokoh-tokoh masyarakat dan perwakilan paguyuban nusantara di wilayah setempat.

Di akhir kegiatan, Supardi mengajak seluruh warga Kalimantan di Papua untuk terus menjaga keharmonisan, memperkuat solidaritas, serta aktif berkontribusi bagi pembangunan daerah.

“Jadikan IKKAL sebagai wadah yang memberi manfaat, tidak hanya bagi anggota, tetapi juga bagi masyarakat luas dan kemajuan daerah,” tutupnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *