Burmeso – Keberadaan Pasar Rakyat Burmeso yang nampak megah dan dibangun dengan dana milyaran rupiah sejak tahun 2011 silam oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mamberamo Raya, namun hingga saat ini tidak dimanfaatkan sehingga mulai tertutup rumput dan pepohonan yang sangat tinggi sangat memprihatinkan.
Sadar akan aset daerah yang ditelantarkan oleh pemerintahan sebelumnya karena tidak dimanfaatkan, maka Bupati Mamberamo Raya Dr.(HC) Jhon Tabo, SE., MBA, menginstruksikan kepada Dinas Perindagkop agar Pasar Rakyat tersebut segera dibersihkan dan diperbaiki untuk dapat digunakan.
Wakil Bupati Mamberamo Raya Everd Mudumy yang melakukan peninjauan langsung ke lokasi Pasar Rakyat tersebut Rabu 30 Agustus kemarin mengaku prihatin dan heran setelah dirinya turun langsung dan melihat bangunan pasar yang megah tersebut ditelantarkan bahkan tertutup pohon.
Wakil Bupati Everd Mudumi mengakui setelah dirinya didamping Plt. Sekda Yusuf Mayabubun meninjau secara langsung Pasar Rakyat Burmeso, maka dirinya telah memerintahkan Kepala Dinas Perindagkop dan jajaran untuk segera melakukan pembersihan lokasi pasar, sekaligus melakukan sosialisasi kepada para pedagang yang tersebar di sudut sudut Kota Burmeso untuk bisa dapat direlokasi.
Diakui Wakil Bupati bahwa untuk merelokasi para pedagang di ibukota Burmeso ke Pasar Rakyat, Pemerintah Daerah akan menghadapi banyak tantangan.
Namun suka tidak suka para pedagang harus tetap mengikuti Program Pemerintah untuk di relokasi agar penataan ibukota Kabupaten Mamberamo Raya yang selama ini semrawut, dapat terlihat indah dan sebut Everd Mudumy bahwa sejumlah kekurangan yang ada di Pasar Rakyat Burmeso secara bertahap akan diperbaiki oleh Pemerintah Daerah melalui OPD terkait.
Tim Liputan Jurnal Mamberamo Foja








