Foto: Irfan | Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, SH.,

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia akan mengumumkan putusan dismissal atas sejumlah gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pada Rabu, 17 September 2025. Termasuk di antaranya perkara sengketa hasil Pemilihan Gubernur Papua yang hingga kini masih menjadi perhatian publik.
Menanggapi agenda penting tersebut, Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketenangan dan kondusivitas daerah.
Wabup tekankan bahwa apapun hasil yang akan dibacakan oleh majelis hakim konstitusi, semua pihak perlu menyikapinya dengan sikap dewasa dan penuh tanggung jawab.
Baca juga: Jayapura Gerakkan Pos Kamling, Wabup Haris Yocku: Keamanan Tanggung Jawab Bersama
Dalam keterangannya, Haris menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan kewajiban bersama.
“Besok MK akan bacakan putusan. Saya minta masyarakat tidak terprovokasi dan tetap tenang. Kita semua adalah anak Papua, baik paslon nomor 01 maupun 02 juga putra daerah. Jadi jangan ada gesekan, mari kita jaga suasana tetap damai,” ucapnya.
Ia mengingatkan, stabilitas Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura, sangat menentukan keberlangsungan pembangunan daerah.
“Kalau kita mampu menjaga keamanan, maka kehidupan masyarakat juga akan berjalan normal dan ekonomi bisa terus bergerak,” tambahnya.
Haris juga mengajak masyarakat melihat proses hukum di MK sebagai bagian dari mekanisme demokrasi yang harus dihormati. Menurutnya, perbedaan pilihan politik tidak boleh memecah persatuan masyarakat Papua.
“Beda pilihan itu wajar. Yang penting, siapa pun yang nanti diputuskan sebagai pemenang harus kita hormati bersama. Itulah konsekuensi berdemokrasi,” katanya menegaskan.
Baca juga: Pemkab Jayapura Bangun Sumur Bor di Perkantoran Gunung Merah atasi Kekeringan
Selain kepada masyarakat luas, Wabup Haris juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda. Ia menilai pemuda memiliki peran besar dalam menjaga kedamaian.
“Pemuda adalah garda terdepan. Kalau anak-anak muda ikut menjaga keamanan, pasti daerah ini tetap kondusif. Kalau Sentani aman, Jayapura aman, maka masyarakat akan merasa nyaman beraktivitas,” ungkapnya.
Haris menutup pernyataannya dengan harapan agar seluruh masyarakat menyambut putusan MK dengan sikap bijak dan positif. Ia optimistis, jika semua pihak dapat menahan diri, Papua akan semakin baik ke depannya.
“Kami, saya bersama Bupati Yunus Wonda, berharap sekali agar masyarakat menjaga stabilitas keamanan. Setelah putusan dibacakan, mari kita hormati hasilnya. Dengan demikian, Papua akan melangkah maju dengan penuh kedamaian,” pungkasnya.
Laporan: M. Irfan

















