Pemkab Jayapura Bangun Sumur Bor di Perkantoran Gunung Merah atasi Kekeringan

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Wabup Haris Richard S. Yocku, SH., didampingi kepala Bappeda, Yusuf Yambe Yabdi, ST.,MT., ketika berjalan menyusuri belakang kantor bupati Jayapura. 

banner 325x300

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Persoalan kekurangan air bersih di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Gunung Merah, Sentani, akhirnya mendapat solusi nyata.

Setelah sekian lama para aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat yang berurusan di kantor bupati kerap kesulitan air, kini Bupati dan Wakil Bupati Jayapura berinisiatif membangun sumur bor di area tersebut.

Wakil Bupati Haris Yocku mengungkapkan bahwa kondisi krisis air ini sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, pihaknya harus membeli air dari luar.

Baca juga: Bupati Jayapura Ingatkan ASN: Disiplin, Cintai Pekerjaan, dan Layani Masyarakat dengan Cepat

“Memang betul, selama ini kantor pemerintahan kita kekurangan air. Kadang kita harus beli untuk kebutuhan dasar. Karena itu, Bupati meminta agar segera dicari solusi konkret,” jelasnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/9).

Menindaklanjuti arahan tersebut, sejak dua minggu lalu, proses pengeboran sumur sudah dimulai. Hingga kini, tiga titik sumur berhasil menghasilkan air bersih yang layak pakai. Rencananya, akan ditambah lagi tiga titik sehingga total ada enam sumur yang dapat dimanfaatkan.

Keberadaan sumur-sumur ini diharapkan mampu menjawab keluhan ASN serta masyarakat yang setiap hari beraktivitas di lingkungan kantor bupati. Dengan pasokan air yang memadai, aktivitas pelayanan publik pun diyakini akan lebih lancar.

Hal yang cukup menarik, pembangunan sumur bor ini tidak bersumber dari anggaran daerah. Wabup Haris tegaskan, seluruh biaya pengerjaan ditanggung bersama secara pribadi oleh dirinya dan Bupati Jayapura.

“Ini murni dari kantong pribadi kami. Tidak ada dana APBD yang dipakai. Kami hanya ingin memastikan ada solusi cepat, tanpa menunggu proses anggaran yang panjang,” ujarnya.

Baca juga: Wabup Haris Terima Audiensi BTN, Bahas Potensi Kerjasama Keuangan Daerah

Selain pembangunan sumur, Pemkab Jayapura juga merencanakan pembangunan toilet umum di kawasan kantor bupati. Namun, penyediaan air tetap menjadi prioritas utama, sebab tanpa air, fasilitas tersebut tidak akan bisa berfungsi dengan baik.

Menurut Wakil Bupati, langkah ini bukanlah bentuk pencitraan, melainkan komitmen untuk memberikan kenyamanan.

“Kami hanya ingin ASN dan masyarakat merasakan manfaat nyata. Bahkan kalau kami sudah tidak menjabat pun, sumur ini akan tetap bermanfaat bagi siapa saja,” tutupnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *