Foto: Irfan | Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH., MH., didampingi Wakil Bupati Jayapura Haris Richard S. Yocku, SH., bersama istri ketika berada di Jembatan Meteor, Distrik Airu, Kabupaten Jayapura, Selasa (29/7).
Bupati Nilai Pemprov Tak Mampu Tangani Jalan Penghubung Kaureh–Airu
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura berencana mengambil alih penanganan ruas jalan Tengon–Lereh menuju Airu dari Pemerintah Provinsi Papua. Langkah ini diambil menyusul kondisi jalan yang rusak dan tidak kunjung diperbaiki, padahal merupakan akses vital antar distrik di wilayah Kabupaten Jayapura.
Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., menegaskan pihaknya akan segera mengirim surat resmi kepada Pemprov Papua untuk mengusulkan alih kelola jalan tersebut agar dapat ditangani langsung oleh kabupaten.
“Ruas jalan Lereh ke Airu itu statusnya jalan provinsi. Tapi karena kami yang berkepentingan langsung, maka kami akan bersurat ke provinsi agar diserahkan ke kami untuk dikerjakan. Kami siap ambil alih,” ujar Yunus Wonda saat diwawancarai di Jembatan Meteor, Distrik Airu, Selasa (29/7).
Menurut Wonda, kondisi keuangan Provinsi Papua yang terbatas membuat perbaikan jalan ini tidak bisa diharapkan dalam waktu dekat. Padahal, keberadaan jalan ini sangat penting sebagai penghubung antara Distrik Kaureh dan Distrik Airu.
“Provinsi punya anggaran terbatas. Sementara ini urusan kepentingan Kabupaten Jayapura. Kalau kami bisa alokasikan dari APBD kabupaten, maka sebaiknya kami yang kerjakan,” tegasnya.
Bupati juga menyebut bahwa jalur ini akan mempercepat akses masyarakat dari Lereh menuju pusat kota Jayapura, sehingga pembangunannya menjadi prioritas strategis bagi daerah.
Laporan: M. Irfan

















