Foto: Irfan | Tampak Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH., MH., dan Wakil Bupati Haris Richard S. Yocku, SH., ketika melepas jamaah Haji, kloter 29 gelombang ke dua, Selasa (28/4).
Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai pelepasan 80 jamaah haji Kabupaten Jayapura tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Selasa (28/4/2026).
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, didampingi Wakil Bupati Haris Richard S. Yocku, secara langsung melepas para jamaah haji kloter 29 gelombang kedua. Prosesi ini ditandai dengan penyematan syal kepada perwakilan jamaah, sebagai simbol doa dan dukungan dari pemerintah daerah.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Halal Bihalal Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama masyarakat, serta pelantikan Pengurus Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Jayapura.
Dalam sambutannya, Bupati Yunus Wonda menegaskan bahwa pelantikan pengurus PHBI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat peran organisasi keagamaan sebagai mitra pemerintah.

Baca juga: Serah Terima Aset Perusda Baniyau, Bupati Jayapura Tekankan Akuntabilitas dan Kinerja Direksi Baru
Menurutnya, PHBI memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam membangun karakter masyarakat, memperkuat nilai moral dan spiritual, serta menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman.
“Di Kabupaten Jayapura yang majemuk, PHBI diharapkan menjadi perekat sosial, memperkuat persatuan, dan menjadi garda terdepan dalam menumbuhkan semangat toleransi,” tegasnya.
Ia pun meminta seluruh pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta membangun sinergi dengan pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat luas.
Baca juga: Yunus Wonda Perintahkan Razia Miras di Kantor Bupati, OPD Jadi Sorotan
Tak hanya itu, momen pelepasan jamaah haji juga menjadi perhatian khusus Bupati. Ia menyampaikan pesan mendalam agar seluruh jamaah benar-benar mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun spiritual.
“Ibadah haji adalah perjalanan suci yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin. Luruskan niat, perbanyak doa, dan jalankan setiap rukun dengan penuh kesabaran,” pesannya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik Kabupaten Jayapura selama berada di Tanah Suci. Ia meminta jamaah untuk selalu mengikuti arahan petugas demi kelancaran ibadah.
“Kami titip doa untuk daerah ini. Semoga Kabupaten Jayapura selalu diberkati, damai, dan tetap bersatu dalam keberagaman,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Yunus Wonda menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki Kabupaten Jayapura harus menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, untuk terus menjaga toleransi dan mendukung pembangunan daerah.
“Kasih harus mempersatukan perbedaan. Itu menjadi semangat kita bersama dalam membangun daerah yang aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.
Laporan: M. Irfan

















