Foto: Irfan | Tampak penyaluran Bantuan Sosial Pemkab Jayapura dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Kamis (18/12).

Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jayapura menyalurkan bantuan sosial melalui Program Desember Berbagi khusus bagi Orang Asli Papua (OAP), Kamis (18/12).
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dan BAZNAS dalam membantu meringankan beban kebutuhan masyarakat menjelang akhir tahun.
Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, mengatakan bantuan yang disalurkan melalui berbagai program BAZNAS diharapkan memberi dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia menekankan pentingnya pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan agar dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
“Dana ZIS adalah amanah umat. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara cermat, profesional, dan terbuka agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Abdul Rahman Basri.
Baca juga: Satreskrim Polres Jayapura Peduli Lansia, Salurkan Bantuan Sembako di Panti Tresna Werdha
Menurutnya, tata kelola dana ZIS yang akuntabel akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS Kabupaten Jayapura. Kepercayaan tersebut dinilai akan berdampak langsung pada peningkatan penghimpunan dana dan perluasan program sosial ke depan.
Pemerintah Kabupaten Jayapura juga mengapresiasi BAZNAS atas konsistensinya menyalurkan bantuan kepada masyarakat, khususnya Orang Asli Papua. Program tersebut mencakup penyaluran ratusan paket sembako dan bantuan tunai kepada warga yang membutuhkan.
Ke depan, Pemkab Jayapura berharap BAZNAS tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga memperkuat program pemberdayaan masyarakat melalui pembinaan, pelatihan manajemen, serta pengembangan usaha ekonomi kecil dan UMKM di kampung-kampung maupun wilayah terpencil.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Jayapura, A. Musta’in Zubair, menjelaskan bahwa Program Desember Berbagi merupakan bentuk empati dan solidaritas sosial kepada masyarakat Orang Asli Papua.
Setiap penerima bantuan mendapatkan satu paket yang berisi sembako senilai Rp150.000 dan uang tunai sebesar Rp100.000. Total penerima bantuan mencapai 168 orang yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Jayapura.
“Program ini menyasar masyarakat Orang Asli Papua dan jemaat gereja. Pendataan dilakukan bersama Kementerian Agama melalui Bimas Kristen dan Katolik, serta melibatkan para pendeta di masing-masing wilayah,” jelas Musta’in.
Baca juga: Bantuan Sosial Presiden Prabowo Sentuh Warga Kampung Skouw Yambe di Hari Sumpah Pemuda
Ia menambahkan, jumlah penerima disesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan bantuan yang ada.
Program Desember Berbagi ini merupakan program perdana yang dilaksanakan BAZNAS Kabupaten Jayapura dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN, BUMD, serta pelaku usaha melalui dukungan CSR.
Saat ini, bantuan masih difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pokok melalui enam jenis barang dalam paket sembako. Ke depan, BAZNAS berharap program ini dapat dikembangkan ke sektor lain, seperti pemberian beasiswa pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dari jenjang SD hingga SMA.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jayapura dan BAZNAS, diharapkan program Desember Berbagi mampu memberikan manfaat berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua.
Laporan: M. Irfan

















