MRP Bahas Definisi OAP dalam Bimtek, Tantang Implementasi Otsus yang Kian Kompleks

Spread the love

Foto: Irfan / Ketua MPR Nerlince Wamuar ketika di wawancarai

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Sebanyak 42 pimpinan dan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) guna memperkuat pemahaman mereka dalam menjalankan tugas dan wewenang sebagai representasi kultural Orang Asli Papua (OAP).

Bimtek bertema “Optimalisasi Tugas dan Wewenang MRP” ini dibuka oleh Asisten II Setda Provinsi Papua, Setyo Wahyudi, yang mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Ramses Limbong, di Hotel Horison, Sentani, Senin (3/3).

Menurut Setyo Wahyudi, MRP memegang peran strategis dalam sistem pemerintahan Otonomi Khusus (Otsus), bukan sekadar lembaga formal, tetapi juga penjaga nilai-nilai adat dan hak-hak dasar OAP.

“MRP memiliki mandat yang kuat dalam mempertimbangkan calon kepala daerah, mengawal kebijakan Otsus, serta memperjuangkan hak-hak masyarakat adat. Namun, tantangan yang dihadapi semakin kompleks, terutama dengan perubahan regulasi yang dinamis dan efisiensi anggaran yang terjadi secara nasional,” ujarnya.

Setyo menekankan bahwa MRP harus semakin inovatif dalam menjalankan tugasnya di tengah keterbatasan sumber daya.

Ketua MRP Provinsi Papua, Nerlince Wamuar Rollo, menyoroti bahwa salah satu agenda penting dalam Bimtek ini adalah pembahasan regulasi Otsus, termasuk definisi Orang Asli Papua.

“Kami terus memperjuangkan agar kepala daerah di Papua harus merupakan Orang Asli Papua. Namun, hingga kini, perjuangan tersebut belum membuahkan hasil, atau mungkin Tuhan belum mengizinkan,” katanya.

Bimtek ini dirancang sebagai wadah bagi anggota MRP untuk memperdalam wawasan, berdiskusi, serta mencari solusi atas berbagai tantangan dalam pelaksanaan Otsus.

Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari dengan harapan meningkatkan efektivitas tugas dan fungsi MRP dalam mengawal hak-hak OAP.

Laporan: Irfan

Related Posts

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Tampak Waket Aliansi Media Siber Indonesia (AMSI) Citra Dyah Prastusti saat memberikan materi dalam workshop sesi ke 4, didampingi Moderator dari wartawan Jubi, Jean Bisay,…

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Festival Media se Tanah Papua, dibuka Oleh Gubernur Papua Tengah yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tumiran, bersama ketua Aliansi Wartawan Papua (AWP)…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani