Foto: istimewa | Nampak KM. Cantika Lestari saat sedang bersandar di Pelabuhan Jayapura
Burmeso, Jurnal Mamberamo Foja – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mamberamo Raya, Eduard Tasti, memastikan bahwa kapal KM. Cantika Lestari 77 dan 88 tetap melayani masyarakat Mamberamo Raya. Ia membantah pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan kapal tersebut berhenti beroperasi karena belum adanya perjanjian kerja sama dengan pemerintah daerah.
Melalui pesan WhatsApp kepada Jurnal Mamberamo Foja pada Jumat (30/5), Edu Tasti mengakui bahwa memang benar Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemda dan PT. Belibis selaku operator kapal belum ditandatangani. Namun, hal itu semata-mata karena kondisi kesehatan Bupati Mamberamo Raya yang sedang sakit.
“Memang benar MoU belum ditandatangani karena Bupati sedang dalam keadaan sakit. Tapi seluruh dokumen sudah lengkap dan alokasi anggaran juga telah disiapkan, meskipun jumlahnya sedikit menurun dibanding tahun lalu,” ujar Edu.
Ia juga menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan KM. Cantika Lestari akan berhenti beroperasi pekan depan adalah tidak benar.
“Saya ingin sampaikan bahwa berita yang menyebutkan KM. Cantika akan berhenti beroperasi itu tidak benar. Saya langsung telepon ke pihak PT. Belibis, dan mereka juga kaget dengan informasi tersebut,” katanya.
Edu menjelaskan bahwa pihaknya telah meminta PT. Belibis untuk tetap melayani rute Jayapura–Kasonaweja pulang-pergi seperti biasa sambil menunggu proses administrasi rampung.
“Saya sudah minta PT. Belibis tetap melayani masyarakat. Soal penandatanganan MoU akan segera kami selesaikan kalau kondisi Bupati sudah membaik,” tambahnya.
Selain itu, Kadishub juga menyayangkan adanya pemberitaan yang menurutnya tidak berimbang dan tidak mengonfirmasi langsung kepada pihak Dinas Perhubungan.
“Ke depan, kami harap media bisa mengonfirmasi kepada kedua belah pihak. Jangan hanya ambil satu sisi informasi, supaya masyarakat tidak salah paham,” tegas Edu Tasti.
Dengan penegasan ini, masyarakat di wilayah Mamberamo Raya diharapkan tetap tenang karena layanan transportasi laut menggunakan KM. Cantika Lestari akan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Laporan: Roy
















