Foto: Irfan | Ketua KTNA Kabupaten Jayapura Adolf Yoku didampingi wakil ketua KTNA Kolombus Bonyadone ketika mengikuti diskusi panel tentang teknologi Pertanian, di Hotel Elty, Tenggarong, Kukar Kaltim. Insert: Anggota Kontingen KTNA Fransisca Warikim Birop, ikuti lomba pentas seni.

Kukar, jurnalmamberamofoja.com – Kontingen Kabupaten Jayapura berhasil mengukir prestasi membanggakan pada ajang Pra Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Pra Penas KTNA) 2025 yang digelar di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Melalui penampilan seni budaya, kontingen ini sukses meraih juara ketiga dalam lomba pentas seni pada rangkaian kegiatan Rembug Utama dan Expo KTNA ke-54 Tingkat Nasional.
Ketua KTNA Kabupaten Jayapura, Adolf Yoku, menyampaikan rasa syukurnya karena capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh kontingen yang datang dengan keterbatasan.
Baca juga: Tarian Sentani Hibur Rembug Utama KTNA 2025, Jayapura Raih Prestasi Nasional
Menurutnya, prestasi ini memiliki nilai tersendiri karena Kabupaten Jayapura adalah satu-satunya daerah dari Papua yang mampu bersaing di ajang tingkat nasional.
“Prestasi ini luar biasa. Meski hanya juara ketiga, tapi bagi kami ini pencapaian besar karena Jayapura mampu ikut mewarnai Expo KTNA ke-54 bersama daerah lain dari seluruh Indonesia,” ungkap Adolf usai penutupan acara, Senin (22/9) di Halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara.
Selain meraih penghargaan di lomba pentas seni melalui penampilan tarian solo yang dibawakan oleh Fransisca Warikim Birop, stan pameran kontingen Kabupaten Jayapura juga mendapat sambutan hangat dari pengunjung.
Produk-produk pertanian dan karya kreatif yang ditampilkan berhasil menarik perhatian dan diapresiasi oleh peserta dari berbagai daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Adolf Yoku menekankan pentingnya peran KTNA sebagai wadah strategis yang perlu mendapat dukungan pemerintah.
Ia menilai KTNA sangat relevan untuk mendukung visi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“KTNA harus menjadi garda terdepan dalam mengembangkan inovasi teknologi pertanian. Pemerintah wajib hadir memberi dukungan agar para petani bisa bergerak lebih maju dan modern,” jelasnya.
Baca juga: Kontingen Jayapura Antusias Menimba Ilmu di Pra Penas KTNA 2025, Siap Bawa Pulang Inovasi Pertanian
Adolf yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas TPH Kabupaten Jayapura berharap, pengalaman dan pembelajaran dari Pra Penas KTNA 2025 dapat diterapkan di kampung-kampung. Ia menegaskan, penguatan sektor pertanian tidak hanya soal teknologi, tetapi juga kekompakan, kebersamaan, serta semangat untuk terus berinovasi.
Keberhasilan Kabupaten Jayapura di ajang nasional ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi petani dan nelayan di Papua untuk terus meningkatkan kualitas diri dan produk yang dihasilkan. Dengan dukungan pemerintah, KTNA diyakini mampu menjadi motor penggerak kemandirian pangan serta peningkatan kesejahteraan petani.
Laporan: M. Irfan

















