Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Nama Natalius Pigai Ikut Disorot Publik

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Natalius Pigai, Menteri HAM RI, ketika berkunjung Kampus Universitas Cendrawasih di Jayapura, beberapa waktu lalu. 

banner 325x300

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Isu perombakan Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto kembali menguat. Sejumlah nama menteri mulai disebut-sebut masuk dalam daftar evaluasi, termasuk Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai.

Informasi yang beredar menyebutkan Presiden Prabowo tengah menyiapkan langkah strategis untuk menyegarkan komposisi kabinet. Reshuffle ini dikabarkan dilakukan untuk meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan di periode awal masa jabatan.

Salah satu figur yang menjadi sorotan publik adalah Natalius Pigai. Mantan anggota Komnas HAM ini disebut-sebut berpotensi terdampak perombakan kabinet, meski hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Istana.

Selain Pigai, beberapa pejabat tinggi negara lainnya juga dikaitkan dengan isu reshuffle. Mereka antara lain Menko PMK Pratikno, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Kepala KSP Muhammad Qodari, Menkominfo Meutya Hafid, serta Menteri Pariwisata Widiyanti Putri.

Baca juga: Menteri Natalius Pigai Dorong Penguatan Penegakan HAM di Papua Lewat Sinergi Kampus dan Pemerintah

Jejak Karier Natalius Pigai

Natalius Pigai saat ini menjabat sebagai Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia untuk periode 2024–2029. Ia dikenal luas sebagai aktivis HAM yang vokal dalam berbagai isu keadilan dan hak masyarakat adat.

Pria kelahiran 25 Desember 1975 ini sebelumnya pernah menjadi anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pada periode 2012–2017. Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal penting Pigai saat dipercaya masuk kabinet.

Berdasarkan data resmi Kementerian HAM, Pigai menyelesaikan pendidikan sarjananya di STPMD “APMD” Yogyakarta dan meraih gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan pada 1999.

Untuk memperkuat kapasitas akademik dan profesional, Pigai juga mengikuti sejumlah pelatihan strategis. Di antaranya pelatihan statistika di Universitas Indonesia pada 2004, pendidikan peneliti di LIPI pada 2005, serta pendidikan kepemimpinan di Lembaga Administrasi Negara (LAN) pada 2010–2011.

Baca juga: Menteri HAM Natalius Pigai Tiba di Jayapura, Buka Agenda Penguatan Perlindungan HAM di Papua

Aktif Sejak Mahasiswa

Sejak masa kuliah, Natalius Pigai dikenal aktif dalam organisasi kepemudaan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Pelajar Irian Jaya Yogyakarta dan juga menjadi Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan PMKRI pada periode 1997–1999.

Dengan rekam jejak panjang di dunia aktivisme dan pemerintahan, posisi Pigai dalam isu reshuffle kabinet kini menjadi perhatian publik, khususnya masyarakat Papua yang selama ini menaruh harapan besar pada kiprahnya di bidang HAM.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi terkait daftar menteri yang akan terkena reshuffle. Publik pun masih menanti langkah politik Presiden Prabowo dalam menentukan arah kabinet ke depan.

Laporan: Sony Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *