IPHI Jayapura Buka Lembaran Baru, Pengurus Diminta Aktif Jawab Tantangan Sosial

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak H. Zakaruddin, Ketua Panitia Pelaksana, ketika diwawancarai awak media di Sentani. 

banner 325x300

Sentani, jurnalmamberamofoja.com Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Jayapura memasuki babak baru perjalanan organisasinya setelah melalui proses penataan ulang kepengurusan.

Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar pada 31 Januari 2026 di Sentani menjadi titik awal lahirnya kepengurusan periode 2026–2031, yang kemudian dikukuhkan dan langsung melaksanakan rapat kerja untuk merumuskan arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan.

Momentum ini dinilai penting karena IPHI Kabupaten Jayapura sempat mengalami kevakuman regenerasi kepengurusan. Ketua Panitia Pelaksana, H. Zakaruddin, mengatakan bahwa restrukturisasi organisasi diperlukan agar IPHI kembali aktif dan mampu merespons dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurut Zakaruddin, IPHI memiliki potensi besar sebagai kekuatan sosial keumatan, mengingat para anggotanya merupakan alumni haji yang berasal dari berbagai latar belakang profesi dan wilayah di Kabupaten Jayapura. Potensi tersebut, kata dia, perlu dikelola secara lebih terarah agar dapat memberi dampak nyata, tidak hanya bagi internal organisasi, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Dalam pelantikan pengurus, Pemerintah Kabupaten Jayapura menyampaikan pesan agar IPHI dapat mengambil peran strategis dalam memperkuat kohesi sosial di tengah kemajemukan masyarakat Papua.

Baca juga: Sebanyak 119 Jamaah Calon Haji Asal Jayapura Dilepas, Wabup Haris Yocku: Semoga Jadi Haji Mabrur

Sambutan Bupati Jayapura yang dibacakan oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Abdul Rahman Basri, M.KP., menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik, melainkan juga pada penguatan karakter dan persaudaraan antarwarga.

Nilai-nilai kebersamaan yang hidup dalam budaya Papua dinilai sejalan dengan spirit yang lahir dari pengalaman ibadah haji. Pemerintah daerah berharap IPHI dapat menjadi ruang aktualisasi nilai keikhlasan, kesabaran, dan solidaritas sosial yang dibawa para alumni haji, sehingga mampu berkontribusi dalam merawat harmoni sosial di Kabupaten Jayapura.

Rapat kerja IPHI Kabupaten Jayapura diarahkan untuk menyusun program yang membumi dan kontekstual dengan kebutuhan masyarakat. Sejumlah isu menjadi perhatian, antara lain penguatan pembinaan umat, keterlibatan IPHI dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, serta dukungan moral bagi calon jamaah haji yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Ketua IPHI Kabupaten Jayapura terpilih, Faisal Saleh, menegaskan bahwa kepengurusan baru akan memulai langkah dengan konsolidasi internal serta memperluas komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, IPHI perlu membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, serta komunitas masyarakat agar program-program yang dirancang tidak berjalan sendiri-sendiri.

Faisal juga menilai bahwa IPHI memiliki peran penting dalam mendampingi jamaah haji, tidak hanya pada fase sebelum keberangkatan, tetapi juga setelah kembali ke daerah. Pengalaman spiritual para alumni haji, kata dia, dapat menjadi modal sosial untuk mendorong tumbuhnya kepedulian dan solidaritas di tengah masyarakat.

Ke depan, IPHI Kabupaten Jayapura juga berencana memetakan berbagai kendala yang selama ini dihadapi calon jamaah haji, termasuk persoalan koordinasi layanan, informasi, hingga dukungan sosial bagi jamaah dari kalangan kurang mampu. Upaya ini diharapkan dapat menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji di wilayah tersebut.

Melalui kepengurusan baru dan arah program yang lebih terbuka, IPHI Kabupaten Jayapura diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi alumni haji, tetapi juga berkembang sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat moderasi beragama, mempererat persaudaraan lintas komunitas, serta membangun kehidupan sosial yang rukun dan berkeadaban di Tanah Papua.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *