Foto: istimewa | Tampak Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH., MH., didampingi Wakil Bupati Jayapura Haris Richard S. Yocku, SH., bersama istri, di Muara Nawa, Distrik Airu, Selasa (29/7).
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja — Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan layanan internet berbasis VSAT Starlink di Distrik Airu. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerataan akses digital di wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan terluar) yang selama ini mengalami blank spot parah.
Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Kominfo melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Diskominfo Provinsi Papua, dan Pemkab Jayapura. Untuk tahap awal, perangkat VSAT telah dipasang di Puskesmas dan Kantor Distrik Airu guna mendukung kelancaran layanan kesehatan dan pelaporan administratif.
Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., menanggapi serius minimnya akses internet di Distrik Airu. Ia menegaskan akan segera berkomunikasi dengan pihak penyedia layanan telekomunikasi, termasuk Telkom, untuk memperluas jangkauan jaringan di kawasan tersebut.
“Ini jalan nasional, jadi jaringan internet seharusnya sudah tersedia. Pemerintah harus mendorong agar Telkom segera bangun infrastruktur pendukung, supaya pelayanan publik tidak lagi terhambat,” kata Yunus Wonda.
Ia menekankan bahwa jaringan internet sangat penting, terutama dalam mendukung sektor pendidikan seperti pengisian data Dapodik sekolah. Menurutnya, Diskominfo Kabupaten Jayapura harus segera berkoordinasi dengan Telkom agar pembangunan menara telekomunikasi bisa direalisasikan, karena ini bukan hanya kepentingan daerah, tetapi juga nasional.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Distrik Airu, Naomi Leny Yabansabra, S.Kep., mengapresiasi perhatian langsung Bupati Jayapura terhadap kebutuhan fasilitas digital di daerah terpencil.
“Starlink sangat membantu kami, terutama dalam pelaporan rutin ke dinas yang sebelumnya harus kami lakukan langsung ke kota karena tidak ada jaringan. Sekarang, dengan jangkauan internet Starlink hingga 500 meter, kerja kami jauh lebih efisien,” ujar Naomi.
Pemasangan internet ini diharapkan menjadi titik awal bagi percepatan transformasi digital di wilayah-wilayah yang selama ini tertinggal dalam konektivitas.
Laporan: M. Irfan

















