Hendak Demo Tuntut Ganti Anggota DPRK Otsus Dapeng IV, Ini Respon Kesbangpol Mambra

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Willy / Nampak Kepala Kesbangpol Mamberamo Raya

Clemens Sineri: Silahkan Demo, Asal Tak Rusak Fasilitas Pemerintah

banner 325x300

Burmeso, Jurnal Mamberamo Foja — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mamberamo Raya, Clemens Sineri, menyatakan bahwa pihaknya menghormati hak setiap warga negara, termasuk di Mamberamo Raya, untuk menyampaikan pendapat melalui aksi unjuk rasa.

Namun, ia menegaskan bahwa aksi tersebut harus dilakukan secara tertib dan tidak disertai dengan perusakan fasilitas umum maupun milik pemerintah.

Pernyataan ini disampaikan menyusul rencana sejumlah kelompok masyarakat dari Suku Bauzi di Distrik Mamberamo Tengah Timur dan Benuki yang berencana menggelar aksi demonstrasi pada Senin, 28 April 2025.

Aksi ini dimaksudkan untuk memprotes hasil seleksi calon anggota DPRK Mamberamo Raya dari jalur pengangkatan daerah IV, yang diisi oleh Yeheskiel Dasinapa wakil dari daerah pengangkatan V (Distrik Waropen Atas dan Sawai).

“Kami tidak melarang masyarakat untuk berdemo. Itu adalah hak konstitusional setiap warga negara. Tapi kami tegaskan, jangan sampai aksi tersebut berujung pada tindakan anarkis atau perusakan fasilitas pemerintah karena itu akan merugikan masyarakat sendiri,” ujar Clemens di Kantor Kesbangpol Mamberamo Raya, Jumat (25/4).

Ia juga mengimbau agar para koordinator lapangan berkoordinasi dengan aparat keamanan, demi memastikan aksi berlangsung aman dan tidak mengganggu ketertiban umum maupun aktivitas pelayanan pemerintahan.

“Silakan melakukan demo ke Kantor Kesbangpol, kami siap menerima aspirasi. Namun perlu diketahui, Kesbangpol tidak memiliki kewenangan untuk mengubah hasil seleksi calon DPRK dari jalur kursi adat. Itu merupakan ranah Panitia Seleksi (Pansel),” tegasnya.

Clemens juga mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi sebaiknya dilakukan secara terbuka dan bertanggung jawab, agar tidak merugikan kepentingan bersama.

“Silakan menyampaikan pendapat apabila merasa tidak puas. Tapi mari lakukan dengan cara yang tidak merusak aset pemerintah. Transparansi itu penting agar ada jawaban yang bisa memberikan kepuasan bagi saudara-saudara kita yang merasa dirugikan oleh keputusan Pansel,” ujarnya.

Sebagai informasi, masyarakat Suku Bauzi dijadwalkan kembali menggelar aksi pada Senin, 28 April 2025 di Kantor Kesbangpol. Mereka menuntut agar calon anggota DPRK dari jalur Otsus untuk Daerah Pengangkatan IV diganti dengan calon dari Distrik Benuki dan Mamberamo Tengah Timur, bukan dari daerah lain.

Laporan: Willy

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *