Foto: Irfan | Tampak Gilberd Yakwart, S.STP., MKP., Asisten I Setda Kabupaten Jayapura ketika pimpin apel di Distrik Sentani Timur, Senin (4/5).
Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Gilberd R. Yakwart, resmi memulai agenda turun langsung ke wilayah distrik dengan memimpin apel pagi bersama ASN dan staf di Distrik Sentani Timur, Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini menjadi apel perdana yang dipimpin Yakwart sejak menjabat sebagai Asisten I yang membidangi pemerintahan umum, dengan cakupan wilayah kerja meliputi 19 distrik, 139 kampung, dan 5 kelurahan di Kabupaten Jayapura.
Dalam keterangannya kepada wartawan usai apel, Gilberd mengakui program ini sejatinya telah dirancang sejak awal tahun. Namun, padatnya agenda mendampingi bupati dan wakil bupati membuat pelaksanaannya baru dapat direalisasikan pada awal Mei.
“Hari ini di minggu pertama bulan Mei, saya mulai melaksanakan sekaligus memimpin apel pagi di distrik. Ini bagian dari program kerja saya sebagai Asisten I,” ujarnya.
Ia menegaskan, apel keliling ini akan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali, dimulai dari Distrik Sentani Timur hingga berakhir di Distrik Airu.

Baca juga: Gilberd Yakwart: Efisiensi Anggaran Tak Boleh Ganggu Kualitas Pelayanan Publik
Menurutnya, kehadiran langsung di distrik bukan hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi langkah strategis untuk melihat secara langsung dinamika pelayanan pemerintahan, pelayanan administrasi kemasyarakatan, hingga persoalan riil yang dihadapi masyarakat di tingkat bawah.
“Semua ini akan menjadi atensi dan bahan laporan kepada bupati sebagai dasar pengambilan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Itu menjadi tugas pokok saya di bidang pemerintahan,” tegasnya.
Selain fokus pada evaluasi pelayanan publik, Yakwart juga menyoroti posisi Distrik Sentani Timur sebagai salah satu lokus penting pelaksanaan Festival Danau Sentani (FDS) XV Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.
Ia mengungkapkan, waktu persiapan yang tersisa relatif singkat, sehingga dibutuhkan kerja cepat dan kolaborasi semua pihak untuk memastikan kesiapan maksimal.
“Kurang lebih waktu pelaksanaan tinggal sekitar satu bulan lebih. Karena itu, saya minta seluruh jajaran distrik, baik kepala distrik, pejabat eselon III dan IV, hingga staf untuk terlibat aktif,” katanya.
Sebagai Ketua Panitia FDS XV 2026 yang ditunjuk langsung oleh bupati dan wakil bupati, Yakwart menegaskan akan melibatkan seluruh unsur, termasuk ASN distrik dan aparat kampung, dalam menyukseskan event tahunan tersebut.
Ia secara khusus menekankan pentingnya peran kehumasan dan pelayanan tamu, yang akan dikoordinasikan bersama Bagian Humas dan Protokoler.
“Semua akan kita libatkan, terutama dalam kehumasan dan pelayanan tamu. Ini event besar yang membawa nama daerah, jadi harus dipersiapkan secara serius dan maksimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yakwart juga menyampaikan rencananya untuk segera berkoordinasi dengan pihak distrik guna mengumpulkan data-data penting terkait kebutuhan masyarakat, serta memetakan dinamika sosial dan administrasi pemerintahan di tingkat distrik.
Langkah ini dinilai penting agar intervensi kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah dapat lebih tepat sasaran, sekaligus memperkuat kesiapan wilayah dalam menyambut pelaksanaan FDS XV 2026.
Dengan dimulainya apel keliling ini, Gilberd Yakwart berharap terjadi peningkatan disiplin ASN, optimalisasi pelayanan publik, serta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah distrik dan kabupaten dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Laporan: M. Irfan

















