Dana Pribadi Menteri HAM Terkuras untuk Korban Bencana, Pigai Sentil Sistem Anggaran Negara

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Natalius Pigai, Menteri HAM RI

banner 325x300

Jakarta, jurnalmamberamofoja.com – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengungkap fakta mengejutkan terkait aktivitas kemanusiaan yang selama ini ia lakukan.

Pigai mengaku dana pribadinya habis karena digunakan untuk membantu korban bencana alam dan konflik sosial di berbagai daerah.

Pengakuan itu disampaikannya saat rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/1).

Pigai menjelaskan, kondisi tersebut terjadi lantaran Kementerian HAM tidak memiliki pos anggaran bantuan sosial (bansos) dalam struktur keuangannya.

Akibatnya, setiap kali terjadi bencana atau konflik, kementeriannya tidak bisa langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Menurut Pigai, mekanisme bantuan selama ini lebih banyak dialihkan ke Kementerian Sosial maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun sebagai pejabat yang kerap turun langsung ke lapangan, ia mengaku sering berada dalam posisi dilematis.

“Uang pribadi saya habis juga gara-gara negara tidak menyediakan bantuan-bantuan sosial di Kementerian HAM,” kata Pigai di hadapan anggota DPR.

Baca juga: Menteri Natalius Pigai Dorong Penguatan Penegakan HAM di Papua Lewat Sinergi Kampus dan Pemerintah

Ia menilai situasi tersebut tidak ideal dan perlu menjadi
perhatian serius pemerintah. Pigai berharap ke depan ada evaluasi sistem penganggaran agar Kementerian HAM memiliki ruang fiskal untuk merespons situasi darurat secara cepat dan langsung.

Menurutnya, kehadiran negara di tengah masyarakat korban bencana dan konflik tidak boleh hanya bersifat simbolik, tetapi harus didukung oleh kebijakan anggaran yang konkret.

“Kalau negara ingin hadir secara nyata, maka instrumennya harus disiapkan, termasuk anggaran,” tegasnya.

Laporan: Sony Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *