Buka Rakerda 2026, Bupati Yunus Wonda Tekankan Evaluasi dan Sinkronisasi Program Hingga 2029

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan |  Tampak Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., didampingi Wakil Bupati Haris Richard S. Yocku, Ketua DPRK Jayapura Ruddy Bukanaung, SE., serta unsur TNI-Polri dan pimpinan OPD saat menabuh tifa sebagai tanda dibukanya Rakerda 2026 di Aula Kantor Bupati Jayapura, Sentani, Senin (13/4/26).

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Bupati Jayapura, Yunus Wonda, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kabupaten Jayapura Tahun 2026 yang digelar di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Senin (13/4/2026).

banner 325x300

Pembukaan ditandai dengan penabuhan tifa bersama jajaran pimpinan daerah, sebagai simbol dimulainya agenda strategis pembangunan daerah.

Rakerda tahun ini mengusung tema pemulihan infrastruktur dan pelayanan dasar yang merata melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan dengan orientasi hasil.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Jayapura Haris Richard S. Yocku, Ketua DPRK Jayapura Ruddy Bukanaung, Plt Sekda Yusuf Yambe Yabdi, Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V. D. P. Helan, unsur TNI, Ketua TP PKK Ny. Dewi S. Wonda, serta pimpinan OPD dan stakeholder terkait.

Baca juga: Bupati Jayapura Ultimatum Penambang Emas Kali Jaifuri

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa visi dan misi pembangunan daerah tetap berjalan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran secara nasional.

“Walaupun tidak maksimal, program tetap harus berjalan. Kita lakukan secara bertahap mulai 2026 hingga 2029 sampai akhir masa jabatan,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat memahami kondisi keuangan saat ini, namun memastikan pemerintah tetap berkomitmen menjalankan program prioritas secara berkelanjutan.

Baca juga: Sungai Dicekik Tambang Emas, Bupati Jayapura Turun Tangan

Kepada seluruh pimpinan OPD, Bupati menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap program tahun sebelumnya sebagai dasar penyusunan kebijakan ke depan.

“Program tahun 2025 harus dievaluasi. Yang belum selesai dilanjutkan di 2026, harus saling terkoneksi, tidak boleh terputus,” ujarnya.

Menurutnya, sinkronisasi program menjadi kunci agar seluruh kebijakan pembangunan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat hingga akhir masa kepemimpinannya.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakerda 2026,Dr. Abdul Rahman Basri, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan keputusan Bupati Jayapura sebagai forum strategis perencanaan pembangunan daerah.

Ia menyebut peserta Rakerda terdiri dari seluruh OPD, instansi teknis, lembaga vertikal dan horizontal, serta para pemangku kepentingan lainnya.

“Rakerda ini menjadi ruang konsolidasi untuk memastikan program pembangunan berjalan terarah, terukur, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Melalui Rakerda ini, Pemerintah Kabupaten Jayapura berharap seluruh program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *