Foto: Irfan | Tampak Dr. Aryoko Rumaropen, M.Eng., Wagub Papua ketika menyampaikan sambutan di acara penutupan MTQ XXXI (31) tingkat Provinsi di Kabupaten Jayapura, Sabtu (18/7).
Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Gubernur Papua Komjen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi menjadi momentum strategis untuk membangun karakter, memperkuat keimanan, dan melahirkan generasi Qurani yang mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pesan tersebut disampaikan melalui Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, saat menutup secara resmi MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Papua Tahun 2026 di Pelataran Parkir Masjid Agung Al Aqsha, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (18/7/2026) malam.
Dalam sambutan Gubernur Papua yang dibacakannya, Aryoko mengatakan nilai-nilai Al-Qur’an merupakan fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat Papua yang damai, harmonis, dan bermartabat. Menurutnya, di tengah derasnya arus globalisasi serta perkembangan teknologi informasi, tantangan dalam membina karakter generasi muda semakin besar.
Karena itu, seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, lembaga pendidikan, tokoh agama hingga pemerintah, memiliki tanggung jawab bersama menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak usia dini. Masjid, musala, dan lembaga pendidikan keagamaan diharapkan terus menjadi pusat pembinaan akhlak serta pembentukan karakter generasi penerus bangsa.
Pemerintah Provinsi Papua, lanjutnya, memberikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Kementerian Agama, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pihak yang selama ini berkomitmen membina qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir dan seluruh peserta MTQ.
“Pembinaan yang berkesinambungan akan melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki integritas dan moralitas yang kuat. Semangat ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua, yakni Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni (Papua Cerah),” ujar Aryoko membacakan sambutan Gubernur.
Ia menjelaskan, Papua yang cerdas bukan hanya diukur dari kualitas pendidikan, tetapi juga kualitas iman, akhlak, dan karakter masyarakatnya. Papua yang sejahtera lahir dari masyarakat yang hidup rukun, saling menghargai, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara Papua yang harmonis hanya dapat diwujudkan apabila seluruh komponen masyarakat terus menjaga persaudaraan, toleransi, dan semangat gotong royong.
Pada pelaksanaan MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Papua tahun ini, Kota Jayapura berhasil meraih gelar Juara Umum, disusul Kabupaten Jayapura di peringkat kedua dan Kabupaten Mamberamo Raya di posisi ketiga.
Baca juga: Sukses Digelar di Kabupaten Jayapura, MTQ XXXI Papua Resmi Ditutup
Gubernur juga menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi. Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan meningkatkan kemampuan guna mengharumkan nama Papua pada MTQ tingkat nasional.
“Kepada peserta yang belum memperoleh hasil terbaik, jangan berkecil hati. Setiap proses adalah bagian dari pembelajaran. Teruslah memperbaiki diri dan mempersiapkan diri lebih baik untuk kesempatan berikutnya,” pesannya.
Di akhir sambutan, Gubernur Papua menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara, LPTQ Provinsi Papua, LPTQ kabupaten/kota, dewan hakim, pemerintah daerah, unsur Forkopimda, aparat keamanan, relawan, masyarakat Kabupaten Jayapura, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ ke-XXXI.
“Semoga hasil MTQ ini tidak berhenti pada penetapan para juara semata, tetapi mampu melahirkan generasi Qurani yang menjadi pelopor persatuan, kedamaian, dan pembangunan di Tanah Papua,” tutupnya.
Turut hadir dalam acara penutupan MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Papua, antara lain Penjabat (Pj) Sekda Papua yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Suzana D. Wanggai, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua Gatut Aryoko mewakili Kakanwil Kemenag Papua, Bupati Jayapura Yunus Wonda, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura yang juga Ketua Panitia MTQ XXXI Yusuf Yambe Yabdi, Ketua LPTQ Provinsi Papua Umar Ugar, serta Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Jayapura yang juga Ketua LPTQ Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri.
Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura Steven A. Wonmaly, Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, S.I.K., anggota DPRK Jayapura Mashita K.S. Idar dan Abdul Gani Fattah, Ketua TP PKK Kabupaten Jayapura Ny. Dewi Sartika S. Wonda, unsur Forkopimda Provinsi Papua dan kabupaten/kota, para bupati dan wali kota se-Provinsi Papua, organisasi keislaman, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta para tokoh Islam di Provinsi Papua.
Laporan: M. Irfan

















