Foto: istimewa / Tampak ambil gambar seusai pelaksanaan upacara pembukaan TMMD Reguler ke 124 T.A 2025, di pimpin oleh Wabup Jayapura Haris Yocku, di Lap Apel Kantor Bupati Gunung merah, Sentani, Selasa, (6/5/25).
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja — Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., memimpin langsung upacara pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Apel Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Selasa (6/5/2025).
Upacara ini menandai dimulainya program lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang tahun ini berfokus di Kampung Bring, Distrik Kemtuk Gresi.
Rangkaian kegiatan pembukaan meliputi penandatanganan naskah program TMMD, penyematan tanda peserta, dan penyerahan alat kerja secara simbolis.
Membacakan amanat Bupati Jayapura, Haris Yocku menyampaikan bahwa TMMD adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah.
“TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga kualitas manusia dan kehidupan sosial masyarakat,” katanya.
Menurut Wabup Haris, program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan, memperkuat ketahanan pangan, menumbuhkan kesadaran hukum dan bela negara, serta menurunkan angka stunting dan kemiskinan melalui pendekatan yang partisipatif dan berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Jayapura mengapresiasi Kodim 1701/Jayapura dan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD. Ini adalah bentuk sinergi yang harus terus dijaga,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, serta perangkat daerah untuk mendukung dan menyukseskan program TMMD ke-124 ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga kampung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dandim 1701/Jayapura Kolonel Inf. Hendry Widodo, Kasiter Korem 172/PWY Kolonel Inf. Ade Rizal Muharam, dan sejumlah pejabat TNI/Polri, DPRK, serta OPD Kabupaten Jayapura.
Dengan tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, TMMD diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan daerah terpencil, serta memperkuat semangat gotong royong sebagai identitas bangsa.
Laporan: Irfan

















