Foto: Istimewa / Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja — Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, SH., M.H., menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan guru, terutama mereka yang bertugas di wilayah terpencil.
Hal itu ia tegaskan usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Jumat (2/5/2025), yang mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
“Kita akan menyiapkan fasilitas yang layak bagi para guru. Bagaimana mereka bisa mengajar dengan baik jika tempat tinggal dan kondisi kerja mereka sulit?” ujar Yunus Wonda kepada wartawan.
Ia menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan akan menjadi prioritas utamanya selama menjabat. Bupati menargetkan, mulai tahun anggaran 2026, kesejahteraan guru akan dimasukkan sebagai skala prioritas dalam APBD Kabupaten Jayapura.
“Melalui APBD 2026, pendidikan akan menjadi fokus utama. Guru-guru yang bertugas di wilayah laut akan difasilitasi motor tempel, begitu pula yang berada di sekitar Danau Sentani dan wilayah Airu,” jelasnya.
Dengan nada kesal, Bupati Yunus Wonda menyoroti kelalaian Dinas Pendidikan dalam pembayaran hak-hak guru. Ia mengaku kecewa setelah mendengar keluhan langsung dari guru yang belum menerima gaji selama tiga hingga enam bulan.
“Saya sudah perintahkan Dinas Pendidikan untuk tidak lagi mengulangi kejadian seperti ini. Tidak boleh ada hak guru yang tertunda, apalagi mereka sudah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi,” tegasnya.
Ia berharap kejadian serupa tidak lagi terjadi di masa mendatang, karena menurutnya guru adalah garda terdepan dalam mencerdaskan generasi dan membangun masa depan Papua, khususnya Kabupaten Jayapura.
Laporan: Irfan

















