Foto: Willy / Elias Besutey, Ketua DPRK Mamberamo Raya
Jayapura, Jurnal Mamberamo Foja – Seleksi pejabat dalam struktur birokrasi pemerintah daerah seharusnya tak sekadar menjadi rutinitas administratif.
Hal ini kembali ditegaskan oleh Ketua DPRK Mamberamo Raya, Elias Basutey, S.Pd, yang menyoroti pentingnya penempatan pejabat berdasarkan latar belakang pendidikan dan kompetensi kerja.
Dalam keterangannya kepada pers di Jayapura, Rabu (9/4), Elias mengimbau Bupati dan Wakil Bupati Mamberamo Raya, Roby Wilson Rumansara dan Kevin Totouw, agar pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV mendatang dilakukan secara selektif, bukan berdasarkan pertimbangan subjektif atau formalitas semata.
“Penempatan pejabat harus relevan dengan keahlian dan pendidikan yang dimiliki. Ini penting agar kinerja mereka bisa maksimal dan benar-benar mendukung visi-misi kepala daerah lima tahun ke depan,” ujarnya.
Menurut Elias, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia di dalam birokrasi. Untuk itu, proses rotasi dan pelantikan pejabat harus dilakukan dengan mempertimbangkan rekam jejak, kemampuan manajerial, serta kesiapan dalam bekerja sama lintas sektor.
Sebagai Ketua Tim Koalisi Pemenangan kepala daerah terpilih, Elias juga mengingatkan bahwa profesionalisme birokrasi adalah fondasi utama pembangunan.
Ia menekankan bahwa meskipun Bupati dan Wakil Bupati saat ini adalah anak daerah, kebijakan birokrasi tak boleh semata didasari oleh asal usul, melainkan tetap mengedepankan integritas dan kapabilitas.
“Anak-anak asli Mamberamo yang punya kepangkatan dan memenuhi syarat patut diberi kesempatan, tapi tetap harus disesuaikan dengan bidang keahliannya. Tujuannya satu: menciptakan tata kelola pemerintahan yang cepat tanggap dan dipercaya masyarakat,” tambahnya.
Elias juga mengajak masyarakat untuk mendukung pemerintah dalam menciptakan perubahan positif bagi Mamberamo Raya. “Dari air menetes sampai ombak pecah, dari Nadofuai sampai Yoke, mari kita kawal bersama arah pembangunan lima tahun ke depan,” tandasnya.
Laporan: Willy
















