Foto: istimewa | Tampak para kontingen Papua dari Universitas Cendrawasih (Uncen) ketika Terima medali di Pekan Olahraga Mahasiswa (POMNAS) Semarang, Jateng Minggu, (21/9).

Semarang, jurnalmamberamofoja.com – Kontingen Universitas Cenderawasih (Uncen) Papua tampil percaya diri di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX Semarang.
Pada hari kedua pelaksanaan, Minggu (21/9), para atlet muda Papua berhasil menorehkan prestasi membanggakan dari cabang atletik dan catur.
Koordinator Tim POMNAS Papua, Kristian Hamadi menyampaikan bahwa semangat juang mahasiswa Papua benar-benar terlihat di arena.
Baca juga: Tim Basket Putra Uncen Papua Kalah di Laga Perdana Pomnas XIX, Tetap Optimis Cetak Bibit Baru
Melalui sambungan telepon, ia menuturkan sejumlah hasil positif yang berhasil dicapai meski persaingan dengan atlet dari provinsi lain berlangsung sangat ketat.
Di nomor lari 400 meter putra, sprinter Papua Ekman Yance Kafiar tampil impresif dan sukses meraih medali perak dengan catatan waktu 47,69 detik. Ia hanya kalah tipis 0,2 detik dari pelari asal Jawa Timur yang meraih emas.
Berikutnya dari nomor 4×100 meter mix, di mana tim estafet Papua finis urutan empat dengan waktu 44,11 detik, hanya sedikit tertinggal dari tim Nusa Tenggara Barat yang meraih perunggu.
Sementara itu, di nomor tolak peluru putri, Elisabeth Martha mencatat lemparan sejauh 12,18 meter yang memastikan medali perak untuk Papua.
Untuk nomor lompat jauh putri, Lusinta Ekaria membukukan lompatan sejauh 6,43 meter. Meski belum berhasil naik podium, ia menempati peringkat ke-11 dan memberikan pengalaman berharga bagi kontingen.
Baca juga: Kontingen Uncen Targetkan 3 Medali di POMNAS XIX Jateng
Pada nomor lari 1500 meter putra maupun putri, Papua masih belum mampu meraih medali.
Selain atletik, Papua juga menurunkan wakilnya di cabang olahraga catur. Pertandingan masih berlangsung hingga berita ini diturunkan, dan tim Papua optimis dapat menambah pundi-pundi medali dari papan hitam putih tersebut.
Kristian Hamadi menyampaikan rasa bangganya terhadap kerja keras para atlet. “Secara keseluruhan, meski belum meraih emas, kami cukup puas dengan pencapaian di hari kedua ini. Semoga di hari-hari berikutnya Papua bisa menambah koleksi medali,” ujarnya penuh harap.
Hasil yang ditorehkan para mahasiswa Papua di Semarang menunjukkan bahwa olahraga tidak hanya soal kemenangan, tetapi juga soal semangat juang dan kebanggaan membawa nama daerah di kancah nasional.
Laporan: Sony Rum

















