Foto: istimewa | Petugas ketika membawa sosok mayat pria tanpa identitas di temukan disekitar Hotel Tabita Sentani, Minggu Sore, (14/9).

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Suasana tenang di sekitar Hotel Tabita, Sentani, mendadak ricuh setelah warga menemukan sesosok mayat pria tanpa identitas pada Minggu (14/9) sore sekitar pukul 16.30 WIT. Korban ditemukan sudah tak bernyawa di dekat sebuah kedai yang berdampingan dengan hotel tersebut.
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H., menjelaskan bahwa tim Inafis Polres Jayapura segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Polisi langsung memasang garis kuning dan melakukan identifikasi di tempat kejadian perkara.
Menurut keterangan awal tim, korban diperkirakan berusia sekitar 40 tahun dengan tinggi badan kurang lebih 165 cm. Tidak ada kartu identitas atau dokumen lain yang ditemukan pada tubuh korban.
Baca juga: Rekonstruksi Penganiayaan di Demta: 13 Adegan Diperagakan Tersangka
“Korban hingga saat ini belum diketahui identitasnya. Ciri fisik hanya bisa diperkirakan dari hasil pemeriksaan awal di lokasi,” ujar Kasat Reskrim.
Beberapa warga yang mengenal sosok tersebut menyebut korban kerap terlihat di sekitar warung dan toko di kawasan Tabita. Ia diduga mengalami gangguan jiwa dan sering tidur berpindah-pindah di sekitar area itu.
Sekitar pukul 17.30 WIT, jenazah dievakuasi menuju RS Yowari untuk dilakukan visum luar. Rencananya, pemeriksaan lebih mendalam akan dilanjutkan di RS Bhayangkara.
Satuan Reskrim Polres Jayapura saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian. Sejumlah saksi telah diperiksa untuk mengumpulkan keterangan tambahan.
Baca juga: Panen Jagung di Kampung Yahim, Polsek Sentani Kota Dorong Program Ketahanan Pangan
“Kami sudah lakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi. Untuk memastikan penyebab kematian, kami menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik,” terang AKP Alamsyah.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa agar segera menghubungi pihak kepolisian.
Laporan: M. Irfan | rilis

















