Bupati Yunus Wonda Minta PSMTI Jadi Perekat Kerukunan dan Mitra Strategis Pembangunan Daerah

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Alfons Awoitauw didampingi Wakapolres Jayapura Kompol Erol Sudrajat, perwakilan Kodim 1701/Jayapura, Ketua PSMTI Kabupaten Jayapura Andi R serta Ishak Montolalu selaku Wakil Ketua Umum PP PSMTI dan sekaligus Koordinator Wilayah PSMTI se-Tanah Papua ketika menabuh Tifa membuka Muskab, yang berlangsung di Hotel HoreX, Kota Sentani, Jumat (5/6).

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Musyawarah Kabupaten (Muskab) I Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Jayapura resmi digelar di Hotel HoreX, Sentani, Jumat (5/6/2026). Kegiatan bersejarah ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran masyarakat Tionghoa dalam mendukung pembangunan daerah.

banner 325x300

Muskab I PSMTI Kabupaten Jayapura dibuka secara resmi oleh Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Alfons Awoitauw. Pembukaan ditandai dengan penabuhan tifa bersama unsur Forkopimda dan pengurus PSMTI.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Alfons Awoitauw, Pemerintah Kabupaten Jayapura memberikan apresiasi atas terselenggaranya Muskab pertama tersebut. Menurutnya, meskipun jumlah warga Tionghoa di Kabupaten Jayapura tidak besar, kontribusi mereka terhadap pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan sangat nyata.

“PSMTI selama ini aktif dalam berbagai aksi sosial dan kegiatan kemanusiaan. Pemerintah memberikan penghargaan atas kepedulian yang terus ditunjukkan kepada masyarakat, termasuk saat terjadi bencana alam di Kabupaten Jayapura,” ujar Alfons.

Bupati menegaskan bahwa Muskab I bukan sekadar agenda organisasi, melainkan tonggak sejarah penting yang menunjukkan semakin matangnya PSMTI sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat.

Ia menyebut Kabupaten Jayapura sebagai rumah bersama bagi seluruh suku, agama, dan golongan. Dalam konteks itu, masyarakat keturunan Tionghoa telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan pembangunan daerah selama puluhan tahun.

“Kontribusi warga Tionghoa sangat terasa di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, usaha, pendidikan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari kemajuan Kabupaten Jayapura yang kita rasakan bersama hari ini,” katanya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Jayapura menitipkan tiga harapan kepada peserta Muskab.
Pertama, musyawarah harus berjalan dengan penuh semangat kekeluargaan dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin maju.

Kedua, PSMTI diharapkan terus menjadi jembatan persatuan dalam menjaga kerukunan antarsuku dan antarumat beragama. Ketiga, organisasi tersebut diharapkan terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan mitra-mitra yang kuat seperti PSMTI yang memiliki semangat kewirausahaan, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap daerah ini,” tegasnya.

Baca juga: Lantik Pengurus LPPD, Yunus Wonda Targetkan Kabupaten Jayapura Bersinar di Pesparawi Nasional

Sementara itu, Wakil Ketua PSMTI Kabupaten Jayapura Hendrico Tangka mengungkapkan bahwa jumlah warga keturunan Tionghoa di Kabupaten Jayapura mencapai sekitar 600 kepala keluarga. Namun, dari jumlah tersebut, sekitar 41 orang yang aktif terlibat dalam kepengurusan organisasi.

Ia berharap ke depan PSMTI tidak hanya dikenal sebagai penggerak roda ekonomi, tetapi juga mampu memperluas kontribusi dalam bidang sosial, kemasyarakatan, serta bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk memajukan Kabupaten Jayapura.

“PSMTI harus menjadi wadah yang mampu mempererat persaudaraan, memperkuat kolaborasi dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati Jayapura juga menegaskan bahwa warga Tionghoa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Papua dan Indonesia. Karena itu, semangat kebersamaan, toleransi, dan kerukunan harus terus dijaga sebagai modal utama pembangunan daerah.

Muskab I PSMTI Kabupaten Jayapura turut dihadiri Wakil Ketua Umum PP PSMTI sekaligus Koordinator Wilayah PSMTI se-Tanah Papua Ishak Montolalu, Ketua PSMTI Kabupaten Jayapura Andi R., Wakapolres Jayapura Kompol Erol Sudrajat, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Jayapura Abdul Hamid Toffir, perwakilan Kodim 1701/Jayapura, unsur Forkopimda, pengurus PSMTI, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *