Foto: Irfan | Dr. Yunus Wonda, SH., MH., Bupati Jayapura usai Apel pagi, Senin (28/7).
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja — Menyambut pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua pada 6 Agustus 2025, Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., menyerukan kepada seluruh masyarakat agar menjaga situasi keamanan dan ketertiban (Kamtibmas).
Seruan ini disampaikan Bupati Yunus usai Apel Pagi di Lapangan Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Senin (28/7).
Ia berharap PSU dapat berlangsung aman, damai, dan tertib.
“Kepada masyarakat di 139 kampung, lima kelurahan, dan 19 distrik, mari kita jaga kondisi daerah ini. Kawal pelaksanaan PSU agar berjalan lancar dan tidak menimbulkan konflik,” tegasnya.
Bupati juga memperingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jayapura untuk bersikap netral dan tidak terlibat politik praktis, termasuk melalui media sosial.
“ASN tidak boleh ikut mengarahkan atau memihak. Jangan gunakan media sosial untuk menggiring opini ke salah satu pasangan calon,” ujarnya.
Politisi Partai Demokrat Papua ini menekankan pentingnya partisipasi warga dalam pesta demokrasi ini sebagai bentuk nyata perwujudan demokrasi.
“Saya imbau masyarakat datang ke TPS dan gunakan hak suara dengan penuh tanggung jawab. Pilihlah sesuai hati nurani dan hasil doa,” ucapnya.
Yunus Wonda juga mengingatkan bahwa kedua pasangan calon yang bertarung adalah putra-putra terbaik Papua.
“Baik Tomi Mano–Constan Karma maupun Mathius Fakhiri–Aryoko Rumaropen, mereka semua anak-anak terbaik Papua. Jadi mari kita hormati proses ini,” bebernya.
Ketua DPR Papua 2014-2019 ini menutup pernyataannya dengan imbauan agar masyarakat tidak saling serang di media sosial.
“Tugas kita sekarang hanya satu: berdoa. Jangan saling hantam di media. Jaga suasana tetap sejuk demi Papua yang damai,” tandasnya.
Laporan: M. Irfan

















