Foto: Irfan | Tampak Plt. Ketua KONI Kabupaten Jayapura Prof. Fredrik Sokoy didampingi Ketua Panitia Musorkablub Otniel Deda, A.Md.IP ketika berikan keterangan Pers di Sekretariat KONI, Kompleks Stadion Barnabas Youwe Sentani, Selasa (14/10).

Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Jayapura yang semula dijadwalkan berlangsung pada 17 Oktober 2025, resmi ditunda ke tanggal 21 Oktober 2025.
Penundaan ini disampaikan langsung oleh Plt. Ketua KONI Kabupaten Jayapura, Prof. Dr. Fredrik Sokoy, S.Sos., M.Sos., saat memberikan keterangan pers di Sekretariat KONI Kabupaten Jayapura, Kompleks Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Selasa (14/10).

Baca juga: Wabup Haris: Musorkabklub KONI 2025 Harus Jadi Awal Kebangkitan Olahraga
Fredrik menjelaskan, perubahan jadwal tersebut dilakukan karena beberapa hal teknis yang perlu disesuaikan agar pelaksanaan Musorkablub berjalan lancar dan sesuai ketentuan organisasi.
“Awalnya kita sudah sepakati bersama pada rapat koordinasi dengan seluruh pengurus cabang olahraga untuk tanggal 17 Oktober. Namun karena ada penyesuaian teknis dan koordinasi dengan pihak terkait, maka ditunda ke tanggal 21 Oktober 2025,” ujar Fredrik Sokoy.
Ia menambahkan, keputusan penundaan itu telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura, baik Bupati maupun Wakil Bupati, serta KONI Provinsi Papua.

Sementara itu, Ketua Panitia Musorkablub, Otniel Deda, A.Md.IP., menjelaskan bahwa alasan utama penundaan adalah karena Bupati dan Wakil Bupati Jayapura tidak dapat hadir pada tanggal 17 Oktober akibat jadwal dinas yang sudah ditetapkan sebelumnya.
“Selain Bupati dan Wakil Bupati, Ketua KONI Papua juga memiliki agenda lain di tanggal yang sama. Jadi kita sepakati untuk menggeser pelaksanaan ke tanggal 21 Oktober agar seluruh pihak penting bisa hadir,” terang Otniel.
Baca juga: Dana Hibah KONI Jayapura Dipertanyakan, Cabor Angkat Suara
Menurut bung Ode sapaan akrab Otniel, kehadiran kepala daerah dan Ketua KONI Papua sangat penting karena menunjukkan dukungan penuh terhadap keberlangsungan organisasi olahraga di daerah.
“KONI adalah organisasi besar yang tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah. Kehadiran pimpinan daerah dan KONI Papua menjadi bentuk legitimasi dan semangat bersama untuk membangun prestasi olahraga di Kabupaten Jayapura,” ujarnya Ode menegaskan.
Dengan penundaan ini, panitia memastikan seluruh persiapan akan terus dimatangkan agar Musorkablub berjalan sukses dan menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan olahraga di Kabupaten Jayapura.
Laporan: M. Irfan







