Menjelang HUT ke-80, TNI Didoakan Bersama Tokoh Lintas Agama di Sentani

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Ketua FKUB Kabupaten Jayapura Pdt. Alberth Yoku, S.Th didampingi pimpinan umat lintas agama bersama Danlanud Silas Papare Marsma. TNI. Mokh Mukhson, SE.,MM., juga Plt. SekdaKab Jayapura Dr. Abdul Rahman Basri, M.KP., usai doa bersama di gedung Megantara, Lanud di Sentani, Rabu (24/9). 

banner 325x300

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada 5 Oktober 2025 mendatang, Lanud Silas Papare menggelar doa bersama lintas agama di Gedung Megantara, Kemiri, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (24/9).

Kegiatan ini menghadirkan suasana khidmat, di mana perwakilan tokoh dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha bergantian memanjatkan doa.

Ratusan peserta yang hadir, mulai dari jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga tokoh masyarakat, serempak menundukkan kepala memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa agar TNI selalu diberi kekuatan dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Doa bersama ini dihadiri langsung oleh Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Mokh. Mukhson, S.E., M.M., Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayapura Pdt. Alberth Yoku, S.Th., M.Th., unsur Forkopimda, serta perwakilan Basarnas Jayapura.

Baca juga: Melalui OAPShop.id, UMKM Orang Asli Papua Didorong Kuasai Pasar Online

Kehadiran lintas elemen tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam mendukung peran strategis TNI di tanah Papua.

Dalam sambutannya, Komandan Lanud Silas Papare menegaskan bahwa doa lintas agama ini bukan sekadar ritual seremonial, tetapi juga momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang TNI selama delapan dekade.

“TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan tetap mengabdi untuk rakyat. Dengan doa lintas agama ini, kita menguatkan kembali nilai kebersamaan dan memperkokoh persatuan bangsa. Perjalanan 80 tahun TNI adalah bukti pengabdian yang tidak pernah surut untuk menjaga kedaulatan negara dan melindungi segenap bangsa Indonesia,” ujarnya.

Plt Sekda Jayapura Abdul Rahman Basri yang hadir mewakili pemerintah daerah, menambahkan bahwa keberadaan TNI di Papua telah menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Doa bersama ini menjadi wujud dukungan moral kami kepada TNI yang selalu berada di garis terdepan menjaga kedaulatan NKRI, sekaligus menjadi pengingat bahwa kekuatan spiritual dan doa adalah fondasi penting dalam setiap langkah pengabdian,” katanya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Jayapura Pdt. Alberth Yoku menyampaikan apresiasinya kepada Danlanud Silas Papare yang telah menginisiasi kegiatan ini. Menurutnya, doa lintas agama adalah wujud nyata dari kerukunan umat beragama di Papua.

Baca juga: Teknologi Pertanian Modern di Kutai Kartanegara Jadi Inspirasi, KTNA Jayapura Harapkan Dukungan Alat Canggih

“Kami berharap TNI dan Polri senantiasa mengandalkan iman dalam setiap tugas. Hanya doa yang mampu menguatkan kita di tengah tantangan besar. Kehadiran kita di sini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia, khususnya di Papua, tetap menjunjung tinggi nilai Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai dasar persatuan,” ucapnya.

Acara doa bersama ini ditutup dengan ramah tamah sederhana namun penuh kehangatan. Suasana kebersamaan tercipta, seakan menegaskan bahwa di tengah keberagaman, semangat persatuan tetap menjadi kekuatan utama bangsa.

Dengan khidmat doa yang terlantun dari Sentani, masyarakat Papua turut mengiringi langkah TNI menyongsong usia ke-80 tahun sebagai penjaga kedaulatan dan pengayom rakyat Indonesia.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *