Foto: istimewa / Punggawa mutiara hitam di stadion Gawalise, Palu
Jayapura, Jurnalmamberamofoja.com – Persipura Jayapura kembali harus bersabar menghadapi ketidakpastian jadwal babak playoff Pegadaian Liga 2.
Penundaan ini dipicu oleh sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang masih berlangsung, membuat nasib pertandingan semakin menggantung.
Pelatih Kepala Persipura, Ricardo Salampessy, menegaskan bahwa tim tetap berlatih fokus meski jadwal belum jelas.
“Kami diarahkan untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan penundaan ini. Persiapan tim terus berjalan,” ungkapnya kepada media, Rabu, 15 Januari 2024.
Menurut Ricardo, keputusan penundaan ini cukup bijak karena jadwal sebelumnya terlalu padat.

Dengan tambahan waktu, tim bisa mempersiapkan diri lebih optimal untuk menghadapi babak penting ini.
Penundaan ini terjadi akibat status pertandingan Deltras FC versus Persibo Bojonegoro yang masih dalam sengketa di Komite Banding PSSI.
Pertandingan tersebut menjadi penentu peringkat kedua Grup C, yang berdampak pada penentuan jadwal babak playoff degradasi Grup J dan K.
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, menyampaikan dalam surat resminya bahwa keputusan Komite Banding PSSI akan menjadi dasar pengaturan jadwal baru.
“Hasil putusan akan segera disampaikan, dan kami harap semua pihak bersabar,” katanya dalam pernyataan tertulis yang diterima klub peserta pada Selasa, 14 Januari 2025.
Sementara menunggu kejelasan, Tim Persipura masih berada di Makassar dan dijadwalkan kembali ke Jayapura pada Jumat, 17 Januari 2024.
Kondisi ini dianggap memberi keuntungan karena pemain memiliki waktu lebih untuk beristirahat dan meningkatkan kekompakan tim.
Kondisi ini memancing perhatian para penggemar, yang berharap Persipura tetap menunjukkan performa terbaik saat babak playoff berlangsung.
Namun, penundaan ini juga mencuatkan tanda tanya besar terkait pengelolaan kompetisi yang lebih profesional di masa mendatang.
Laporan: Media Officer Persipura, (Roy)









