Foto: Sony | Tampak Majalah Papua Cerah

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Provinsi Papua menandai babak baru kepemimpinan dengan peluncuran perdana Majalah Papua Cerah, simbol awal kerja Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, S.I.K., M.H., dan Wakil Gubernur Aryoko Albertho Rumaropen, S.P., M.Eng., untuk periode 2025–2030.
Majalah yang dikenal dengan sebutan Mar-Yo akronim dari nama kedua pemimpin itu lahir dari gagasan seorang jurnalis asli Papua yang ingin menghadirkan karya jurnalistik reflektif dan inspiratif tentang perjalanan dua putra terbaik Papua menuju kursi kepemimpinan.
Lebih dari sekadar catatan politik, Papua Cerah merekam perjalanan hidup, perjuangan, dan komitmen Fakhiri–Rumaropen dalam membawa semangat perubahan. Narasi di dalamnya menyoroti bagaimana keduanya meninggalkan dunia kepolisian dan birokrasi demi memperjuangkan Papua melalui jalur politik.
Baca juga: Prosesi Adat Iringi Langkah Perdana Matius Fakhiri Menuju Kantor Gubernur Papua
Majalah ini juga menjadi refleksi kelanjutan semangat kepemimpinan alm. Lukas Enembe dan Klemen Tinal (Lukmen) dengan visi “Papua Bangkit” menuju era baru Papua yang CERAH: Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni.
Di balik kisah politik yang penuh dinamika, Papua Cerah menghadirkan sisi humanis dari pasangan Mar-Yo bagaimana mereka menghadapi fitnah, isu identitas, dan ujaran kebencian dengan kasih serta kedewasaan politik. Seperti pesan Lukas Enembe yang mereka junjung tinggi: “Kasih Menembus Perbedaan.”

Majalah ini juga menyoroti peran tim Koalisi Papua Cerah, relawan, dan simpatisan yang menjadi tulang punggung perjuangan Mar-Yo. Semangat gotong royong dan persaudaraan menjadi napas utama gerakan ini.
Tak hanya menyorot politik, Papua Cerah juga menampilkan pandangan tokoh agama, adat, perempuan, pemuda, akademisi, dan cendekiawan. Semua berpadu dalam satu pesan besar: Papua adalah rumah bersama bagi semua anak bangsa, dari Sabang hingga Merauke.
Meski baru diperkenalkan secara terbatas dalam Ibadah Syukur dan Pesta Rakyat Papua di Jayapura, Jumat (31/10), majalah ini diharapkan menjadi media inspiratif yang memperkuat semangat persatuan dan kerja nyata menuju Papua yang lebih terang di bawah kepemimpinan Mar-Yo.
Laporan: Sony Rumainum







