Foto: Irfan | Tampak pertemuan Alex Dusay, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Jayapura dan jajaran dengan Bupati Yunus Wonda di VIP Room Kantor Bupati, Selasa (28/4).
Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jayapura melakukan audiensi dengan Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., di VIP Room Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Selasa (28/4/2026).
Pertemuan tersebut bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menyampaikan kesiapan Kabupaten Jayapura sebagai tuan rumah Perkemahan Wira Karya Regional (PWR) se-Tanah Papua yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 di Distrik Raveni Rara.
Audiensi itu dihadiri jajaran pengurus Kwarcab, di antaranya Ketua Kwarcab Alex R. Dusay, Ketua Harian Abdul Rahman Basri, Kepala Pusdiklatcab H. Sakaruddin, Sekretaris Wouter Fangahoy, Bendahara Murni, serta perwakilan Dewan Kerja Cabang (DKC) Sonya.

Baca juga: Jamcab XI Resmi Dibuka, Pemkab Jayapura Dorong Pramuka Cetak Generasi Tangguh dan Berkarakter
Melalui Kepala Pusdiklatcab, H. Sakaruddin, disampaikan bahwa selain agenda PWR, pihaknya juga melaporkan rencana pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) pada 5 Mei 2026 serta partisipasi Kabupaten Jayapura dalam Jambore Nasional (Jamnas) Agustus mendatang.
“Penunjukan Kabupaten Jayapura sebagai tuan rumah PWR merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Kegiatan ini akan melibatkan Pramuka penegak dan pandega dari seluruh Tanah Papua,” ujarnya.
Sakaruddin menjelaskan, tim Kwarcab telah melakukan survei lokasi di Kampung Yongsu Desoyo, Distrik Raveni Rara, dan hasilnya dinilai sangat layak untuk pelaksanaan kegiatan berskala regional tersebut.
“Secara konstruksi wilayahnya sangat mendukung. Selain itu, kita juga ingin memperkenalkan potensi kawasan pesisir sebagai destinasi wisata yang bisa dikembangkan ke depan,” katanya.
Diperkirakan sekitar 1.000 peserta akan ambil bagian dalam kegiatan ini, tidak hanya dari wilayah Papua, tetapi juga berpotensi diikuti peserta dari Maluku, Maluku Utara, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).
Lebih dari sekadar kegiatan perkemahan, PWR 2026 diharapkan menjadi wadah pengabdian nyata Pramuka kepada masyarakat, terutama di wilayah kampung yang masih tergolong terpencil.
“Bupati sangat mendukung agar kegiatan ini memberi dampak langsung bagi masyarakat. Harapannya, Pramuka bisa hadir membawa kontribusi nyata, terutama di kampung-kampung yang masih membutuhkan sentuhan pembangunan,” tegasnya.
Dengan dukungan pemerintah daerah, Kwarcab Gerakan Pramuka Jayapura optimistis pelaksanaan PWR 2026 tidak hanya sukses sebagai agenda kepemudaan, tetapi juga menjadi penggerak pembangunan berbasis pengabdian di wilayah pesisir Kabupaten Jayapura.
Laporan: M. Irfan

















