Foto: Irfan | Tampak Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri, M.KP mewakili Bupati, bersama Ka Kwarda Papua Dr. Kristhina L. Mano, M.AP., Ka Kwarcab, Alex R. Dusay, SH., TNI-Polri serta pengurus Gerakan Pramuka, Kwarcab Kabupaten Jayapura, di sela pembukaan Jamcab, Kamis (12/2).

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Jambore Cabang (Jamcab) ke-XI Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Jayapura Tahun 2026 resmi dibuka, Kamis (12/2/2026) sore, di Lapangan Upacara SMP Negeri 2 Sentani, Kemiri, Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.
Pembukaan kegiatan perkemahan besar Pramuka Penggalang itu dilakukan oleh Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab), yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, S.Sos., M.KP.
Turut hadir dalam upacara pembukaan tersebut Ketua Kwarcab Kabupaten Jayapura Alex R. Dusay, Ka Kwarda Papua Dr. Kristhina L. Mano, M.AP., Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.IK., Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Amelia Ondikeleuw, S.Pd., unsur Forkopimda, para Kamabiran, serta para Ketua Kwarran se-Kabupaten Jayapura.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Abdul Rahman Basri, ditegaskan bahwa Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
Hal itu sejalan dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka yang menegaskan fungsi kepramukaan dalam membangun kepribadian, pengendalian diri, serta kecakapan hidup generasi muda menghadapi dinamika lokal, nasional hingga global.
Ia juga menyinggung terbitnya Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 yang menetapkan Pramuka sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di sekolah. Kebijakan tersebut dinilai memperkuat posisi Pramuka sebagai pilar pembinaan karakter di lingkungan pendidikan.
“Jambore merupakan kegiatan rekreasi edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar. Di dalamnya terdapat pembinaan mental, fisik, intelektual, spiritual, dan sosial peserta didik, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari masyarakat,” demikian kutipan sambutan Bupati.
Pemerintah Kabupaten Jayapura berharap Jamcab XI ini menjadi ruang produktif bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berinovasi. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir kader-kader masa depan yang berkarakter, memahami budaya lokal, serta sejalan dengan visi daerah: Kasih Mempersatukan Perbedaan menuju Kabupaten Jayapura yang maju, berkeadilan, aman, nyaman, mandiri, dan berkelanjutan.
Baca juga: Semangat Pramuka Membara di Sentani: Wabup Haris Yocku Buka Jambore Ranting 2025
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh pengurus Mabicab, Mabiran, serta para pemangku kepentingan untuk terus memberikan dukungan moral maupun finansial terhadap pengembangan Gerakan Pramuka di setiap distrik.
Menurutnya, revitalisasi Gerakan Pramuka yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto hanya dapat terwujud melalui kerja keras, kerja cerdas, serta kolaborasi seluruh komponen masyarakat.
Baca juga: HUT Pramuka Ke 63, Alex Dusay: Pramuka Mampu Membentuk Karakter Generasi Papua
Sementara itu, Ketua Kwarcab Kabupaten Jayapura Alex R. Dusay menyambut baik pelaksanaan Jamcab XI tahun 2026. Ia berharap kegiatan ini semakin menggiatkan semangat kepramukaan di tingkat cabang.
“Teruslah berlatih dan belajar. Kita berharap ke depan anak-anak Pramuka dari Kabupaten Jayapura bisa mewakili daerah ini hingga ke Jambore Nasional,” ujarnya.
Laporan: M. Irfan

















