Foto: istimewa | Tampak rapat kerja (Raker) perdana Forum Hamba Tuhan Kabupaten Jayapura (FHT-KJ) di Sentani, Selasa (16/6).
Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Komitmen memperkuat persatuan gereja sekaligus mendukung pembangunan daerah menjadi semangat utama dalam rapat kerja (Raker) perdana Forum Hamba Tuhan Kabupaten Jayapura (FHT-KJ) yang digelar di Sentani, Selasa (16/6/2026).
Forum yang menghimpun hamba Tuhan dari berbagai denominasi gereja tersebut dibentuk sebagai wadah kebersamaan untuk memperkuat pelayanan rohani, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun kemitraan dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.
Ketua Forum Hamba Tuhan Kabupaten Jayapura, Pdt. Charles Mokay, menegaskan bahwa organisasi tersebut lahir bukan untuk membedakan atau memperkuat sekat antar denominasi, melainkan menjadi ruang pemersatu bagi seluruh hamba Tuhan yang memiliki visi yang sama dalam melayani masyarakat.
“Yang kami bangun adalah kebersamaan. Kami ingin seluruh hamba Tuhan di Kabupaten Jayapura berjalan bersama, saling mendukung dalam pelayanan, dan berkontribusi bagi kesejahteraan umat,” kata Mokay.
Ia menjelaskan, forum tersebut melibatkan berbagai unsur pelayanan, mulai dari pendeta, gembala jemaat, aktivis gereja, pelayan mimbar, hingga kalangan profesional seperti tenaga kesehatan, pengacara, serta anggota TNI dan Polri yang memiliki kepedulian terhadap pelayanan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Baca juga: PGGJ Kabupaten Jayapura Siap Gelar Raker Perdana, Libatkan 48 Denominasi Gereja
Dalam raker perdana itu, peserta membahas sejumlah program prioritas yang akan menjadi arah gerak organisasi ke depan. Fokus pembahasan mencakup penguatan kehidupan rohani, pelayanan sosial dan kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan komunikasi dan kemitraan dengan berbagai lembaga.
Menurut Pdt.Mokay, hasil rapat kerja akan disusun dalam bentuk rekomendasi dan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura. Forum juga akan segera mengurus legalitas organisasi melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Sekitar 40 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung selama satu hari tersebut. Selain menyusun struktur organisasi, peserta juga merumuskan berbagai program yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di Kabupaten Jayapura.
Sementara itu, mewakili Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH.,MH., diwakili Asisten II Setda Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesra, Dr. Abdul Rahman Basri, S.Sos.,M.KP., menyampaikan apresiasi atas terbentuknya Forum Hamba Tuhan Kabupaten Jayapura.
Ia menilai kehadiran forum tersebut dapat menjadi kekuatan baru dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus membantu pemerintah mencari solusi atas berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara gereja, pemerintah, masyarakat, dan lembaga adat menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca juga: Peletakan Batu Pertama GSG GKI Waliyauw Komba, Albert Suebu: Langkah Menuju Kemandirian Jemaat
Basri juga menyoroti sejumlah persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama, seperti penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras, kekerasan dalam rumah tangga, hingga dampak negatif perkembangan teknologi digital dan media sosial.
“Forum ini memiliki peran penting untuk memberikan masukan, dukungan moral, dan pemikiran konstruktif bagi pemerintah, sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan Forum Hamba Tuhan sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Jayapura yang menempatkan nilai kasih sebagai fondasi dalam membangun daerah yang aman, nyaman, mandiri, maju, dan berkelanjutan.
Basri menilai raker perdana tersebut menjadi momentum bersejarah karena mampu mempertemukan berbagai denominasi gereja dalam satu forum untuk membahas persoalan masyarakat, pemerintahan, dan adat secara bersama-sama.
“Kami bangga melihat para hamba Tuhan dari berbagai denominasi dapat bersatu, berdiskusi, dan mencari solusi bagi kemajuan Kabupaten Jayapura,” pungkasnya.
Laporan: M. Irfan

















