Dua Rumah di Kampung Netar Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak dua rumah warga yang sementara terbakar di kampung Netar, Distrik Sentani Timur, Selasa (4/8) dini hari. 

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Kebakaran hebat menghanguskan dua unit rumah warga di Kampung Netar, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Selasa (4/8/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.

banner 325x300

Mendapat laporan kejadian sekitar pukul 01.40 WIT, personel Polsek Sentani Timur langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) serta membantu proses evakuasi dan pemadaman api.

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., melalui Kapolsek Sentani Timur IPTU Zeth Paundanan, S.H., mengatakan personel piket yang dipimpin Bawas AIPTU Susilo Wardoyo bersama KA SPK AIPTU Abdul Rahman segera menuju lokasi menggunakan kendaraan patroli setelah menerima laporan warga.

“Sesampainya di lokasi, petugas mendapati dua rumah sudah dilalap api. Bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat, personel langsung mengamankan area serta membantu proses pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lainnya,” ujar Kapolsek.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Setelah hampir dua jam berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.45 WIT. Usai proses pendinginan, polisi memasang garis polisi (police line) sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Nampak TKP di Policeline pasca kebakaran
Nampak TKP di Policeline pasca kebakaran

Baca juga: Polres Jayapura Selidiki Kebakaran Panti Asuhan Kerahiman Sentani, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Berdasarkan data sementara, rumah yang terbakar merupakan milik YW (48) dan EW (35). Kedua bangunan mengalami kerusakan berat, termasuk seluruh perabot rumah tangga, peralatan elektronik, mesin cuci, kompor, serta berbagai dokumen penting yang ikut hangus terbakar.

Keterangan saksi menyebutkan, api pertama kali terlihat muncul dari bagian plafon rumah milik YW saat keluarga bersiap beristirahat. Penghuni rumah sempat berusaha menyelamatkan diri, mengeluarkan sebagian barang, dan meminta bantuan warga. Namun api dengan cepat membesar karena bangunan didominasi material kayu serta keterbatasan peralatan pemadaman.

Hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan korsleting arus listrik sebagai penyebab kebakaran. Meski demikian, kepastian penyebab insiden masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Jayapura.

Polisi telah melakukan pendataan terhadap korban dan para saksi, mengamankan lokasi kejadian, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis untuk penyelidikan lebih lanjut. Koordinasi juga dilakukan bersama pemerintah kampung dan instansi terkait guna mendata kebutuhan bantuan bagi warga terdampak.

Kapolsek Sentani Timur mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing dan lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan elektronik. Warga juga diminta segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan potensi bahaya yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *