Haris Yocku Janji Hidupkan Lagi Dewan Kesenian dan Bangun Gedung Kebudayaan

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard. S. Yocku, SH., didampingi Plt SekdaKab Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri dan para seniman dan budayawan Jayapura lainnya, di Pholeuw Park, Sentani Timur, Sabtu (9/8). 

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Dukungan untuk seni dan budaya Jayapura mendapat suntikan semangat baru. Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., menegaskan pemerintah siap mengaktifkan kembali Dewan Kesenian, membangun gedung kebudayaan, dan memberi anggaran khusus bagi pelaku seni.

banner 325x300

Janji itu disampaikan dalam Dialog Seniman dan Budayawan di Pholeuw Park, Sentani Timur, Sabtu (9/8) malam. Haris hadir mewakili Bupati Jayapura, menyerap langsung masukan para pelaku seni, dan berkomitmen menindaklanjutinya.

Acara bertema Saatnya Budaya Bercerita ini menampilkan empat sanggar terbaik: Okina Asei Besar, Robongholo, Feuw Hena Imea, dan Botenang. Penampilan mereka memukau, menjadi bukti bahwa budaya Jayapura tetap hidup dan kuat.

Haris menegaskan, seni dan budaya tidak boleh hanya tampil saat event besar. Menurutnya, kegiatan harus hidup setiap saat agar anak muda punya wadah positif dan jauh dari narkoba, kriminal, serta pergaulan bebas.

Ia mengaku terkesan dengan semangat seniman yang peduli pada masa depan budaya daerah. Haris menyerap persoalan yang mereka hadapi dari minimnya fasilitas, keterbatasan anggaran, hingga lemahnya koordinasi antar-lembaga.

Pemerintah, kata Haris, akan segera bertindak. Dewan Kesenian akan diaktifkan kembali sebagai wadah resmi pembinaan seni. Anggaran khusus akan disiapkan mulai 2026. Gedung kebudayaan akan dibangun sebagai pusat aktivitas dan pengembangan karya. Festival Danau Sentani pun dipastikan kembali digelar pada 2026.

Haris mengingatkan, anggaran tahun ini sudah terkunci sehingga realisasi baru dimulai tahun depan. Namun ia memastikan dukungan untuk seni dan budaya tidak akan berhenti di wacana.

Dialog malam itu dihadiri tokoh adat, akademisi, pejabat daerah, dan komunitas seni. Semua sepakat: kejayaan seni dan budaya Jayapura harus kembali bersinar, lebih kuat dari sebelumnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *