Ada Apa? Masyarakat Waropen Pertanyakan Terlambat Ditetapkannya APBD!

Spread the love

Jurnal Mamberamo Foja, Waropen – Ada apa sebenarnya dibalik ini semua? Sekretaris Pemuda Adat Sanggei Yohanes Wonatorei mempertanyakan penyebab keterlambatan penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Waropen, hingga memasuki 2 juni 2024.

Mewakili pemuda adat, Yohanes menyampaikan bahwa masyarakat waropen membutuhkan perhatian pemerintah pusat dan pemerintah provinsi papua terkait keterlambatan penetapan APBD Kabupaten Waropen.

“Masyarakat Waropen membutuhkan perhatian khusus terkait keterlambatan penetapan APBD Kabupaten Waropen pada hal sudah memasuki bulan Juni 2024, dimana APBD Waropen disembunyikan oleh pihak eksekutif dan legislatif” ucapnya Yohanes kepada Wartawan, Minggu (02/06/24)

Kami pihak adat menilai bahwa keterlambatan penetapan APBD Waropen ada kepentingan antara legislatif dan eksekutif, hal tersebut sangat mengorbankan masyarakat di Kabupaten Sejuta Bakau Waropen.

Wonatorei menjelaskan bahwa aktivitas pelayanan publik di Pemerintahan Kabupaten Waropen tidak maksimal, kinerja pegawai tidak berjalan dengan baik dan seluruh layanan publik pada dinas-dinas tidak sesuai tugas pokok dan fungsinya untuk menggerakan layanan publik sebagaimana mestinya di pemerintahan.

“Saya berharap semua kepentingan yang memperlambat penetapan APBD dihentikan, mulai dari kepentingan, kelompok, golongan, politik atau pribadi semua kepentingan tersebut tidak boleh melebihi kepentingan masyarakat dan kepentingan negara” harapnya

Tambahnya Dengan semangat Pancasila ia berharap ada perhatian khusus Pemerintah pusat kepada pemerintah daerah Kabupaten Waropen agar segera Eksekutif dan Legislatif menetapkan APBD Waropen. Semoga dengan adanya penetapan APBD aktivitas pelayanan publik di pemerintahan Kabupaten Waropen bisa berjalan dengan baik sesuai harapan.

Di mana kekuatan Pancasila dan dimana kekuatan negara untuk kepentingan masyarakat Waropen.

Yohanes Wonatorei mengucapkan Selamat memperingati hari lahir Pancasila pada tanggal 1 Juni 2024”Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. (Redaksi)

Related Posts

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Tampak Waket Aliansi Media Siber Indonesia (AMSI) Citra Dyah Prastusti saat memberikan materi dalam workshop sesi ke 4, didampingi Moderator dari wartawan Jubi, Jean Bisay,…

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Festival Media se Tanah Papua, dibuka Oleh Gubernur Papua Tengah yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tumiran, bersama ketua Aliansi Wartawan Papua (AWP)…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani