Nelson Yohosua Ondi Siap Dorong Pemekaran Grime Nawa dan Tingkatkan PAD Jayapura

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan |Nelson Yohosua Ondi (NYO) bersama tujuh anggota DPRK mekanisme pengangkatan lainnya usai pelantikan Senin (23/6). 

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Usai resmi dilantik sebagai anggota DPRK Jayapura jalur pengangkatan Otonomi Khusus (Otsus) periode 2024–2029, Nelson Yohosua Ondi menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan sejumlah agenda strategis. Salah satu prioritas utama yang diusung adalah mendorong pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Grime Nawa yang dinilai perlu diselaraskan dengan program nasional dan daerah.

banner 325x300

Nelson yang akrab disapa NYO juga dipercaya oleh rekan-rekan sejalur untuk menjabat sebagai Wakil Ketua III DPRK Jayapura. Ia mengatakan, penunjukan itu merupakan hasil musyawarah bersama delapan anggota DPRK Jayapura jalur Otsus sebelum pelantikan resmi.

“Keputusan ini diambil secara mufakat. Saya dipercaya sebagai Wakil Ketua III, sementara Ketua Kelompok Khusus dipercayakan kepada Bapak Yakob Wasanggai,” ujar NYO dalam keterangannya usai pelantikan di Ruang Sidang Utama DPRK Jayapura, Kompleks Perkantoran Gunung Merah, Senin (23/6/2025).

NYO menekankan bahwa pelantikan ini merupakan momen bersejarah, terutama bagi delapan anggota jalur Otsus yang merupakan representasi dari amanat khusus untuk mendorong kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP).

“Kami akan segera mengikuti orientasi tugas legislatif, lalu menjalin komunikasi intensif dengan pimpinan DPRK dan fraksi-fraksi untuk membangun kolaborasi. Kami membawa semangat Sekutu Otsus Gotong Royong, untuk kerja bersama demi rakyat,” tegasnya.

Selain fokus pada pembahasan RPJMD Kabupaten Jayapura, NYO menargetkan penyelarasan visi-misi kepala daerah dengan agenda pembangunan nasional, termasuk 8 Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, DOB Grime Nawa memiliki landasan hukum yang kuat sebagaimana diatur dalam Pasal 76 UU No. 2 Tahun 2021 tentang Otsus Papua.

“Pemekaran wilayah ini kami dorong sebagai upaya mempercepat pembangunan ekonomi, sosial, dan pelestarian hak-hak masyarakat adat. Itu bagian dari tanggung jawab kami untuk menjamin keberlanjutan dan keadilan bagi OAP,” ujarnya yang juga menjabat sebagai Ketua BPC HIPMI Kabupaten Jayapura.

Di luar isu pemekaran, NYO juga menaruh perhatian pada upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama untuk mengatasi berbagai persoalan fiskal yang berdampak langsung ke masyarakat, seperti keterlambatan pembayaran gaji ASN.

“Peningkatan PAD menjadi penting agar daerah tidak selalu bergantung. Kita ingin solusi yang nyata, bukan sekadar janji. Oleh karena itu, kami juga membuka ruang kritik dari media dan masyarakat. Kami bukan hanya duduk di kursi, tapi hadir untuk kerja nyata,” tegas Ketua Pemuda Panca Marga Kabupaten Jayapura itu.

Sebagai bagian dari agenda turun ke masyarakat, NYO mengungkapkan rencana menggelar roadshow ke kampung-kampung guna memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat adat, serta menyerap aspirasi yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban.

“Kami akan perjuangkan alokasi dana Otsus untuk mendukung keamanan. Stabilitas itu penting agar OAP bisa hidup tenang, bahagia, dan sejahtera dalam bingkai NKRI,” pungkasnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *